ZTE Siap Rilis "Smartphone" Terkencang di Dunia

Kompas.com - 22/04/2013, 10:18 WIB

Ubergizmo

KOMPAS.com — Semenjak Nvidia memperkenalkan prosesor mobile terbarunya, Tegra 4, di ajang Consumer Electronic Show (CES) pada awal Januari 2013, belum ada satu pun perangkat berbasis prosesor tersebut yang diluncurkan ke pasaran.

Beberapa perusahaan dikabarkan tertarik untuk segera memasarkan produk berbasis Tegra 4 yang diklaim Nvidia sebagai prosesor mobile terkencang di dunia saat ini. Salah satunya adalah perusahaan telekomunikasi asal China, ZTE.

Informasi mengenai perangkat buatan ZTE tersebut sebenarnya masih belum terlalu banyak. Namun, situs GSMInsider mengklaim telah mencoba langsung ponsel Tegra 4 buatan ZTE tersebut.

Menurut GSM Insider, perangkat ini memiliki nama kode ZTE N988. Produk tersebut kemungkinan besar akan menjadi perangkat berbasis Tegra 4 pertama yang hadir di pasaran.

ZTE pun tampak tidak main-main dalam mengembangkan N988. Produk itu akan memiliki layar yang besar untuk ukuran sebuah smartphone dan spesifikasi yang sangar. Nantinya, ZTE N988 akan dipersenjatai dengan layar berukuran 5,7 inci yang mampu mendukung resolusi 1280 x 720 piksel.

Dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (19/4/2013), ZTE N988 juga akan dilengkapi dengan RAM 2GB, kamera belakang 13 megapiksel, kamera depan 2 megapiksel, Bluetooth, slot kartu microSD, radio FM, dan GPS.

Untuk masalah sistem operasi, kemungkinan besar ZTE N988 akan menggunakan Android versi 4.1 (Jelly Bean).

Belum ada informasi mengenai nama resmi, harga, dan juga kapan perangkat ini akan tersedia di pasaran global.

Tegra 4 merupakan prosesor yang pertama menerapkan 4 core CPU berbasis arsitektur ARM A15. Keempat core CPU dalam Tegra 4 dipadukan dengan 72 core GPU yang diklaim bisa memberikan kinerja hingga enam kali lebih cepat dibandingkan pendahulunya, Tegra 3, yang digunakan di tablet Google Nexus 7 dan smartphone HTC One X.

Nvidia pun tampak sangat percaya diri dengan prosesor Tegra 4 ini. Hal tersebut tampak dari pernyataan Jen-Hsun Huang, CEO Nvidia, yang menyatakan bahwa produk ini merupakan prosesor mobile terkencang di dunia saat ini. Dia mengklaim Tegra 4 lebih kencang daripada prosesor Apple A6X dalam iPad generasi keempat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau