Uje Minta Doa kepada SPG Rokok

Kompas.com - 26/04/2013, 10:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebelum mengalami kecelakaan tunggal, Ustaz Jeffry Al Buchori minum kopi bersama adik dan teman-temannya di Kemang, Jakarta Selatan.

Adik kandung Uje—sapaan akrab Jeffry Al Buchori—yakni Decky Fajar Siddiq, menuturkan, sekitar pukul 21.00 WIB kakaknya mengajaknya untuk minum kopi. Fajar awalnya menolak lantaran kondisi Uje belum terlalu sehat.

"Boy, ayo ngopi. Itu beliau mengajak saya, tapi awalnya saya menolak dan mengingatkan karena kondisi beliau belum terlalu sehat. Tapi begitulah, kalau beliau punya kemauan, susah dilarang," ujar Decky Fajar.

Uje beralasan, ia sudah beberapa hari tidak keluar rumah. Acara ngopi itu pun sekaligus untuk membahas rencana di bulan Ramadhan nanti bersama teman-temannya serta rencana syuting di Arab Saudi pada Mei nanti.

Uje lalu mengendarai sepeda motor gede kesayangannya berpelat nomor B 3590 SGQ.

Di Kemang, Uje berkumpul bersama adik dan dua temannya yang sama-sama mengendarai motor. Sambil ngopi, mereka membahas berbagai hal mengenai rencana bulan Ramadhan nanti.

Yang membuat Decky Fajar tak akan lupa, ketika itu datang SPG penjual rokok. SPG menawarkan rokok. Melihat ada SPG rokok, Uje merasa iba, lalu membeli rokok dua bungkus. "Tapi beliau membayar seharga satu pack," ujar Decky Fajar.

Kepada SPG tersebut, Uje meminta didoakan agar selamat dunia akhirat. "Kami juga heran, kenapa beliau begitu bersimpati ke orang-orang di sekitarnya. Beliau mengatakan bahwa rezeki itu dari Allah dan perlu diberikan ke orang-orang yang membutuhkan," ujar Decky Fajar.

Kemurahan hati Uje kembali ditunjukkan saat keluar dari parkiran. "Uje membayar Rp 100.000 untuk motornya dan tiga motor lainnya. Uang kembaliannya diberikan kepada petugas parkir," ujar Decky.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau