Ini Alasan Uje Ingin Dimakamkan di Samping Ayahnya

Kompas.com - 26/04/2013, 11:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Ustaz Jeffry Al Buchori ingin dikebumikan dekat makam ayahnya di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Permintaan Jeffry itu disampaikan beberapa waktu lalu, sebelum ia meninggal dunia karena kecelakaan sepeda motor, Jumat (26/4/2013) dini hari.

Menurut Fajar Siddiq, adik kandung Uje, "Beliau pernah bilang mau istirahat ceramah. Sudah capek katanya." Akhir pekan ini, Uje bahkan berencana ke Hongkong. Namun, secara mendadak, Uje justru mengurungkan niatnya tersebut.

Saat ziarah beberapa waktu lalu sebelum umrah, Uje juga memberi amanah kepada keluarganya. "Beliau pernah menyampaikan, kalau suatu hari nanti meninggal, minta dekat sama apih," kata Fajar.

Apih adalah sapaan Uje untuk ayahnya. Uje ingin dekat dengan ayahnya, lanjut Fajar, karena saat muda merasa bandel.

Uje meninggal dunia seusai mengalami kecelakaan tunggal menggunakan motor Kawasaki ER-6n 650 cc hijau di Jalan Gedung Hijau Raya, kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2013) sekitar pukul 01.00.

Uje meninggalkan seorang istri, Pipik Dian Irawati Popon, dan empat anak, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, Ayla Azuhro, dan Daud Baurah.

Sebelum dimakamkan di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, jenazah Uje akan dishalatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Beliau (Uje) lahirnya tidak jauh dari Masjid Istiqlal dan insya Allah bisa menshalati bareng-bareng," kata Fajar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau