Menikmati Keeksotisan Pasir Putih Pulau Saronde

Kompas.com - 28/04/2013, 09:36 WIB

GORONTALO UTARA, KOMPAS.com - Pulau Saronde merupakan pulau kecil yang hanya seluas sekitar dua hektar, namun memiliki kelebihan dengan pasir putihnya. Pulau Saronde masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Letaknya berada di Laut Sulawesi, yang dapat ditempuh dengan menggunakan perahu katinting selama 30 menit dari Pelabuhan Kwandang. Jika dari Kota Gorontalo, Pelabuhan Kwandang dapat diakses dengan berkendara sekitar 2 jam ke arah Timur.

Dari Pelabuhan Kwandang menuju Saronde, kita akan disuguhkan dengan pemandangan yang juga indah. Perahu akan melewati beberapa bagan yang terparkir di antara gugusan Pulau Ponelo dan sekitarnya. Pulau Saronde memiliki kelebihan berupa pasir pantainya yang berwarna putih dan sangat lembut. "Banyak pengunjung yang memilih tidur tanpa alas di pasir ini," ujar Penjaga Pulau Saronde, Yamin kepada Kompas.com, minggu lalu.

Keistimewaan pasir putih yang lembut itu diperindah dengan kontur pulau yang menawan. Di salah satu ujung pulau terdapat pohon-pohon pinus yang siap menjadi peneduh bagi pengunjung jika matahari sedang bersinar. Salain pinus, Pulau Saronde juga masih memiliki area hutan dengan berbagai jenis pohon yang asyik buat kegiatan petualangan. Di bagian lain pulau eksotis ini terdapat bebatuan yang cukup besar.

Masuk ke Pulau Saronde, pengunjung tidak dipungut bayaran apa pun. "Kalau mau menginap bisa sewa cottage di sini, tarifnya Rp 150.000 per hari," ujar Yamin.

Ada dua cottage yang berbentuk rumah panggung dengan fasilitas yang lumayan, termasuk kamar mandi di dalam. Namun jika hanya ingin membuat tenda di pantai atau hutan, pengunjung tidak ditarik biaya sewa.

Soal makan, pengunjung bisa membawanya sendiri dari Pelabuhan Kwandang. "Kami juga bisa menyediakan makanan di sini dengan menu berupa nasi dan ikan bakar serta sambal khas Gorontalo," jelas Yamin.

Untuk mengisi waktu selama di Pulau Saronde, Yamin juga menyediakan perahu yang bisa disewa dan dipakai memancing di sekitar Pulau Saronde. Di perairan yang mempesona ini, masih terdapat banyak sekali ikan. Dijamin pengunjung dengan mudah mendapatkan hasil tangkapannya.

Jika tidak ingin menginap di Saronde, disarankan datang pagi-pagi sekali di saat cuaca cerah. Langit biru yang akan bertemu dengan gradasi hijau perairan Pulau Saronde berpadu dengan warna pasir putih, serta hijau pepohonan akan membuat kita terbuai.

Tunggulah hingga matahari terbenam, menanti keajaiban warna sunset di Pulau Saronde pasti tidak akan dilewati oleh para pecinta fotografi. Refleksi semburat kemerahan warna sunset di permukaan laut dengan foreground Pulau Batu di depannya akan membuat momen yang tak pernah terlupakan.

Pulau Saronde ramai dikunjungi pengunjung pada akhir pekan atau saat libur nasional. Pada saat seperti itu tarif perahu Katinting ke Saronde hanya Rp 20.000 per orang. Selain akhir pekan dan hari libur, pengunjung harus menyewa perahu katinting yang bisa muat 10 orang dengan tarif sewa Rp 250.000. Gorontalo memang menyimpan segudang destinasi wisata bahari yang tidak kalah indahnya dengan daerah lain di Indonesia. Pulau Saronde, hanyalah satu dari sekian destinasi tersebut.

Ikuti Twitter Kompas Travel di @KompasTravel

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau