Linda Weni Fokus pada Saina Nehwal di Babak Pertama Djarum Indonesia Open

Kompas.com - 07/06/2013, 19:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari lima nomor yang dipertandingkan pada Djarum Indonesia Open Super Series 2013 yang akan berlangsung pekan depan, tunggal putri merupakan salah satu yang sulit bagi Indonesia untuk meraih gelar juara.

Pemain terbaik Indonesia saat ini, Linda Weni Fanetri, sudah harus bertemu lawan tangguh pada partai pembuka, yakni tunggal India, Saina Nehwal yang merupakan unggulan kedua.

Meski berat, bukan berarti peluang untuk menang sudah hilang. Sebelum event dimulai, Linda menjalani latihan dengan fokus untuk menghadapi Saina.

“Ya, sharing (dengan pemain lain) tipe permainannya (Saina). Jagain bola-bola bahayanya,” terang Linda saat ditemui Kompas.com usai latihan di pelatnas Cipayung, beberapa hari lalu.

Menurut Linda, Saina adalah salah satu pemain dengan tipe permainan ngotot dan sulit dihadapi, karena smash-nya yang kuat dan keras. “Dia punya tangan yang kuat, smash-nya kuat, dan tipenya ngotot,” kata Linda.

Linda tak menjawab saat ditanya mengenai pesaing kuat lainnya di turnamen ini, karena ingin fokus pada lawan di depan, satu persatu. “Satu-satu dulu. Hadapinnya yang ini dulu. Kalau menang, baru fokus lagi ke yang lain,” lanjut Linda.

Pelatih tunggal putri nasional, Liang Chiusia, mengakui bahwa persaingan di tunggal putri sangat berat. “Tunggal putri berat semua. Kita belum di atas, masih di bawah. Linda peringkat 14, tapi nanti ketemu langsung sama Saina yang peringkat dua.

“Kita matengin dan mantepin strategi untuk lawan dia (Saina). Kan pernah main juga, pernah ketemu. Mantepin pukulan dan strategi. Soal mental harus sudah siap,” tandasnya.

Jika berhasil mengalahkan Saina, Linda akan menghadapi pemenang antara Sayaka Takahashi (Jepang) dan Porntip Buranaprasertsuk (Thailand).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau