Tim Suporter Adu Kreatif dalam Djarum Indonesia Open 2013

Kompas.com - 12/06/2013, 13:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim suporter bulu tangkis Indonesia saling mengadu kreativitas dalam turnamen bulu tangkis Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013. Selain memang karena ingin mendukung para duta Merah Putih, tim-tim suporter ini juga berlomba untuk mendapatkan predikat sebagai tim suporter terbaik.

Salah satu tim dari 23 tim yang mengikuti lomba ini adalah Kamakoci. Tim beranggotakan 19 orang ini datang dari jurusan dan universitas yang sama. Kamakoci mendapat kesempatan untuk tampil dengan dukungan maksimal hari ini.

“Kami dari Universitas Negeri Jakarta, Jurusan Bahasa Indonesia,” terang ketua tim suporter Kamakoci, Oktiani Endarwati, Rabu (12/6/2013).

Tim mereka mengangkat tema "Merah Putih dan Batik" karena menilai kedua hal tersebut adalah sesuatu yang “Indonesia banget”. “Temanya Merah Putih - Batik. Kita mau munculin Indonesia-nya,” kata Jame, maskot dari tim ini.

Mereka memakai atribut berwarna merah putih serta kain batik. Sementara sang maskot memakai jubah dari bendera Indonesia dan hiasan kepala yang terbuat dari shuttlecock.

“Awalnya memang mau datang mendukung. Tapi pas tahu ada lomba, sekalian deh,” terang Oktiani yang mengaku sebagai fans berat Simon Santoso.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau