Advertorial

Karya Abang Percantik Wajah Madiun dan Ponorogo

Kompas.com - 11/06/2015, 09:10 WIB
Bupati Ponorogo H. Amin melepas para ahli bangunan untuk mulai berkarya bersama, mempercantik sarana umum dengan bangku taman dan pot bunga Bupati Ponorogo H. Amin melepas para ahli bangunan untuk mulai berkarya bersama, mempercantik sarana umum dengan bangku taman dan pot bunga

Warga Madiun dan Ponorogo boleh berbangga hati karena fasilitas umum di kotanya kini tampak makin cantik. Tidak perlu ragu lagi santai sore di lapangan, alun-alun, atau taman, karena sejumlah bangku taman dan pot bunga telah dibuat di sana.

Sebanyak 15 bangku taman dibangun di Lapangan Gulun, 40 bangku taman di Alun-alun Kota Madiun, dan 15 bangku di Taman Bantaran Kali Kota Madiun. Sedangkan di Ponorogo, ada 9 bangku taman baru yang dibuat di Lapangan Jeruksing serta 100 pot bunga di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Kota Ponorogo.

Pembangunan fasilitas baru buat kota-kota di Jawa Timur ini merupakan bagian dari “Karya Bersama  Abang Holcim”, yaitu gerakan bersama ribuan Ahli Bangunan (Abang) Holcim untuk membangun dan mempercantik sarana umum. Karya Bersama Abang Holcim ini dilakukan di tiga kota di Jawa Timur, yaitu Madiun, Ponorogo, dan Surabaya. Madiun dan Ponorogo mendapat giliran pertama.

“Karya Bersama Abang Holcim” digerakkan agar para ahli bangunan dapat mengaplikasikan secara langsung kelebihan Semen Holcim Serba Guna. Lewat aksi ini, fasilitas umum karya Abang Holcim dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga kota.

Tahap pertama “Karya Bersama Abang Holcim” telah dilaksanakan di Madiun dan Ponorogo, Minggu (7/6/2015) lalu, secara bersamaan pada pukul 06.30-12.30 WIB. Aksi ini diresmikan oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Pemda Kota Madiun Andriono Waskito Murti serta Bupati Kota Ponorogo  H. Amin,  didampingi oleh Vice President of Sales PT Holcim Indonesia Tbk Juhans Suryantan, Head of Marketing PT Holcim Indonesia Tbk Johanna Daunan dan Regional Sales Manager East Java Wahyudi.

“Lingkungan yang bersih dan asri adalah impian kita semua. Program Karya Bersama Ahli Bangunan Holcim adalah wujud komitmen kami untuk membantu menciptakan lingkungan yang asri, rapi, dan bersih,” ujar Vice President of Sales PT Holcim Indonesia Tbk Juhans Suryantan.   

Mengutamakan keamanan dan keselamatan kerja, Holcim memberikan para Abang perlengkapan keselamatan yang terdiri dari helm, sepatu boot, sarung tangan, dan juga masker. Untuk proyek kali ini, para Abang menggunakan Semen Holcim Serba Guna. Dengan “S Particle”-nya Semen Holcim Serba Guna mampu mengisi pori dalam adukan semen dengan padat hingga membuat dinding lebih halus, mengurangi gesekan antar partikel sehingga adukan lebih pulen, membantu semen bereaksi lebih sempurna saat dicampur dengan air sehingga waktu keringnya pas, serta menjadikan kuat tekan Semen Holcim Serba Guna 35% lebih tinggi dari Standar Nasional Indonesia (SNI)* sehingga bangunan lebih tahan lama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karya Bersama Abang Holcim, menurut Juhans, merupakan salah satu program yang dilakukan oleh Holcim Indonesia untuk membangun hubungan emosi yang kuat dengan para ahli bangunan sebagai salah satu mitra bisnis Holcim yang penting.

“Ahli bangunan merupakan salah satu pelanggan dan mitra bisnis kami. Karena itu, kami menciptakan beragam inisiatif untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan mereka serta memberikan apresiasi atas kesetiaan mereka mengunakan produk Holcim. Untuk mewujudkan layanan prima bagi pelanggan, kami akan terus menciptakan beragam program yang dapat memberikan nilai lebih bagi pelanggan dan mitra bisnis kami dan berkontribusi untuk pembangunan bangsa yang berkelanjutan ke depannya,” tutur Juhans.

Semangat membangun kota bisa terus ditingkatkan dengan penggunaan Semen Holcim Serba Guna untuk pembuatan fasilitas umum. Lewat karya yang telah dibuat ribuan Abang Holcim ini, Holcim mengajak warga untuk memanfaatkan dan turut menjaganya. (Adv)

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.