Gapai Mimpi Indonesia Melalui Dunia Digital

Kompas.com - 27/11/2015, 08:00 WIB


Beberapa tahun yang lalu internet merupakan hal yang mewah, tetapi sekarang internet sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat Indonesia. Coba kalian perhatikan, dalam satu hari berapa lama kamu menggunakan internet? Satu jam atau dua jam?

Pada umumnya, orang Indonesia mengakses internet selama lima hingga tujuh jam sehari bahkan lebih. Apalagi penggunaan smartphone yang makin merajalela kini membuat masyarakat tak lepas untuk berselancar di dunia digital. Mulai dari mencari informasi mengenai pelajaran, mengobrol melalui aplikasi chatting, bermain game, bersosialisasi, belanja, pesan makanan, hingga memesan ojek dapat dilakukan melalui smarthphone yang selalu ada dalam genggaman.

Lalu seberapa banyak sih pengguna internet di Indonesia? Dilansir dari kompas.com, pengguna internet di Indonesia mencapai 88,1 juta orang pada tahun 2014 dengan rata-rata berada di usia 12 hingga 34 tahun. Dengan total pengguna sebesar itu, menjadikan Indonesia duduk di peringkat ke-6 dunia dalam hal jumlah pengguna internet.

Dunia digital memang benar-benar memudahkan masyarakat Indonesia. Seperti yang telah disebutkan di atas, berbagai hal dapat dipermudah dan ditemukan melalui internet. Dengan kemajuan dunia digital Indonesia, tentu saja akses internet sudah menjadi kebutuhan utama.

Akses internet yang cepat akan membuat masyarakat Indonesia semakin mudah untuk berbagi, berkarya, dan menginspirasi orang lain. Selain cepat, sudah menjadi keharusan bahwa internet mudah dijangkau oleh siapa pun dan di mana pun berada di Indonesia. Namun apakah untuk mendapatkan akses internet yang cepat dan mudah, kita harus bersusah payah mencari sinyal karena jaringan yang kurang luas?

Mari kita sambut perubahan dunia digital dengan perubahan dari Indosat. Kini Indosat menjadi Indosat Ooredoo yang menghadirkan dunia digital yang lebih baik untuk kita semua. Kamu dapat menikmati layanan-layanan terbaru dan terbaik dari Indosat Ooredoo.

Perubahan ini untuk lebih memanfaatkan kekuatan merek global. Indosat sendiri identik dengan Indonesia, untuk itu Ooredo Grup tidak mengubah namanya, hanya menambahkan dan mengubah logo. Perjalanan sebagai Indosat Ooredoo mulai dilakukan untuk menjadi telekomunikasi digital terkemuka dan memberikan pengalaman digital yang layak untuk rakyat Indonesia.

Tak hanya sekedar berubah nama dan logo saja, Indosat Ooredoo juga mengedepankan dan memperbarui kualitas jaringan, produk, dan layanan kepada seluruh pelanggan setianya. Dengan jaringan 4G LTE terbaik, Indosat Ooredoo siap menjadi bagian dari perubahan dunia digital Indonesia.

Indosat Ooredoo percaya bahwa dunia digital akan membawa Indonesia ke kehidupan yang lebih baik. Masyarakat Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses dalam meraih kesempatan yang lebih besar dari dunia digital. Itulah mengapa Indosat Ooredoo membangun jaringan data yang kuat yang lebih luas dengan kecepatan tinggi untuk semua dapat menikmati lebih banyak hal dengan lebih baik.

Perubahan ini juga diharapkan dapat membantu mewujudkan mimpi-mimpi masyarakat Indonesia dalam berbagai bidang. Selain itu, Indosat Ooredo juga berharap rakyat Indonesia dapat mengakses internet cepat di mana dan kapan saja dengan mudah. Jadi, sudah siap untuk menjadi #IndonesiaDigitalNation kan? 

Cari produk, layanan, dan segala informasi lebih lanjut mengenai Indosat Ooredoo dengan klik link Indosat Ooredo. (Adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau