BRI Prioritas Gelar Acara "Seize the Future Business of Opportunity"

Kompas.com - 23/03/2016, 09:00 WIB


Sebagai wujud apresiasi kepada para pribadi terpilih, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menyelanggarakan acara bertajuk “Seize the Future Business of Opportunity” pada Senin (21/3/2016) malam di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta. Acara yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah nasabah BRI Prioritas serta tokoh ternama, seperti Menteri Badan Umum Milik Negara Republik Indonesia (BUMN RI) Rini M. Soemarno, Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo dan pakar marketing sekaligus pendiri Markplus Inc. Hermawan Kartajaya.

Meskipun dikemas dalam bentuk jamuan makan malam mewah yang diiringi dengan penampilan musik dari Lea Simanjutak dan Maruli Tampubolon, namun acara tersebut sarat akan informasi seputar bisnis. Sebab, BRI juga menghadirkan sesi talkshow yang membahas pembicaraan tentang pemanfaatan peluang bisnis yang semakin terbuka di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Adapun tiga pembicara yang mengisi panggung talkshow adalah Direktur Utama BRI Asmawi Syam, akademisi dan praktisi bisnis Rhenald Kasali serta pengusaha merangkap selebriti Olga Lidya.

Pembicaraannya sendiri lebih difokuskan pada tata kelola aset yang mampu berkembang dan paling menguntungkan. Tak lupa, Rhenald memaparkan contoh ide dan konsep bisnis paling menjanjikan pada era digital seperti sekarang ini.

Direktur Utama BRI Asmawi Syam saat menjelaskan komitmen BRI untuk selalu berinovasi.

BRI mengakui bahwa mereka tengah gencar meningkatkan loyalitas nasabah BRI Prioritas melalui berbagai cara, salah satunya dengan mengadakan acara temu muka secara rutin. Langkah lainnya adalah dengan menambah jumlah kantor cabang bank, mengatur ulang segmentasi nasabah BRI Prioritas, serta pengembangan digital service dengan meluncurkan satelit BRI atau BRISat.

Dalam acara yang sama, BRI dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga melakukan peluncuran corporate branding (co-branding) debit card edisi khusus yang disebut dengan Debit Card BRI Garuda. Peluncuran ditandai dengan penyerahan Debit Card BRI Garuda secara simbolis kepada Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno. Kartu ini sendiri merupakan hasil kolaborasi sinergis antar BUMN yang memberikan manfaat bagi pengguna kartu debit BRI dan pengguna kartu Garuda Miles.

Direktur Utama BRI Asmawi Syam dan Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo menyerahkan Debit Card BRI Garuda secara simbolis kepada Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno dalam acara “Seize the Future Business of Opportunity”.

Sinergi yang telah terjalin, kami harapkan dapat terus dikembangkan sehingga dapat mendukung peningkatan daya saing, khsususnya melalui keunggulan produk dan layanan yang dimiliki masing-masing BUMN pada era globalisasi dan perdagangan bebas saat ini,” kata Rini.

Kemudian Arif menjelaskan, “Hadirnya Kartu Debit BRI Garuda ini sejalan dengan demand pasar yang tinggi akan produk kartu debit yang memiliki benefit multifungsi. Kartu Debit BRI Garuda ini kami harapkan akan semakin mempermudah para pengguna jasa untuk mengumpulkan poin miles melalui alat transaksi pembayaran kartu debit dengan berbagai kemudahan dan fasilitas yang ditawarkan.”

Diharapkan, sinergi ini akan berdampak positif bagi masing-masing perusahaan dan peningkatan pelayanan bagi seluruh masyarakat baik pengguna Kartu Debit BRI dan juga Kartu GarudaMiles,” tutur Asmawi Syam. (Adv) 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau