Advertorial

Kota-Kota Cantik Penuh Pesona di Eropa

Kompas.com - 05/04/2016, 08:46 WIB

Eropa merupakan benua dengan lebih dari 50 negara yang tentu saja memiliki ratusan kota untuk menjadi destinasi wisata. Dengan banyaknya lokasi tersebut, Eropa menawarkan wisata sejarah, budaya, dan juga kuliner yang beragam.

Beberapa negara yang sudah pasti menjadi daftar kunjungan para wisatawan, seperti Perancis, Belanda, Jerman, dan Inggris, akan menyajikan suasana yang berbeda untuk kita sebagai orang Asia. Namun, tak hanya keempat negara populer tersebut yang akan membuat Anda ingin segera memesan berkemas.

Masih banyak pesona kota-kota cantik yang hanya dapat ditemukan di benuar dengan luas 10.180.000 km persegi ini. Berikut beberapa kota yang akan memberikan inspirasi perjalanan Anda di Eropa.

Kecantikan langit Kutub Utara
Terletak di Eropa Utara, Finlandia menjadi lokasi yang sangat cantik untuk dikunjungi. Kota-kota kecil dengan bentuk rumah yang unik menawarkan pemandangan yang damai. Di negara ini, Anda akan menemukan sebuah fenomena alam yang hanya dapat dijumpai di negara-negara dekat Kutub Utara.

Fenomena alam tersebut adalah Aurora Borealis, yaitu cahaya langit berwarna kehijauan (terkadang berwarna-warni) dari arah utara yang hanya muncul di langit Kutub Utara. Kota terbaik untuk menyaksikan fenomena ini adalah di provinsi Lapland.

Di kota tersebut, Anda juga dapat mengunjungi Rumah Santa dan merasakan menaiki kereta salju yang ditarik rusa layaknya Santa Claus. Penghujung tahun menjadi waktu yang tepat unutk mengunjungi negara ini.

Thinkstockphotos.com

Menginap di komplek kastil
Praha salah satu kota cantik di Republik Ceko yang wajib Anda kunjungi. Dengan julukan kota seribu menara, menjadikan kota ini sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO.

Prague Castle adalah kompleks kastil dengan luas mencapai 70.000m2 dan pernah menjadi pusat pemerintahan raja-raja Bohemian, kaisar Romawi, dan juga presiden Cekoslavia. Sekarang, kastil ini ditempati Presiden Republik Ceko dan sebagian dibuka untuk pengunjung.

Bangunan kuno nan megah yang terdapat di dalam maupun sekitar kastil juga akan menambah petualangan wisata Anda. Selain wisata sejarah, wisata religi juga dapat ditemukan di kota ini.

Di dalam kompleks sendiri terdapat istana, gereja, menara, taman, dan Gold Lane yang berisi toko-toko souvenir untuk cindera mata. Di sekitar kompleks kastil ini juga terdapat penginapan yang akan membuat pagi Anda semakin berkesan dengan pemandangan kerajaan yang mengagumkan.

Kesegaran alam hijau
Berada di antara benua Eropa dan Asia, Georgia termasuk ke dalam kawasan Eropa Timur yang berbatasan langsung dengan Turki. Di negara ini, Anda dapat menikmati alam di Pegunungan Kaukasus.

Georgia terdiri dari 25 persen merupakan taman nasional dan 40 persen dari wilayah nasionalnya ditutupi hutan. Hal tersebut menjadikan negara ini destinasi yang tepat jika Anda ingin menyegarkan pikiran dari segala rutinitas perkotaan.

Selain dapat menikmati pemandangan alam, Anda juga dapat mengunjungi gereja dan monumen utnuk mempelajari sejarah negara ini. Seperti Cathedral Bagrati di Kutaisi dan Biara Gelati, Monumen Mtskheta, dan Upper Svaneti yang merupakan empat situs budaya Georgia yang masuk dalam warisan budaya UNESCO.

-

Jika Anda ingin mengunjungi ketiga negara tersebut, yuk kunjungi pameran wisata dan budaya bertajuk Destination Europe 2016 yang akan diselenggarakan mulai tanggal 9-10 April 2016 di Balai Kartini, Jakarta. Dalam pameran ini, Anda akan mendapatkan informasi mengenai perjalanan liburan, sekolah, bahkan kuliner yang ada di negara-negara Eropa.

Lebih dari 60 eksibitor yang terdiri dari maskapai penerbangan, agen perjalanan, kafe maupun restoran dan masih banyak lagi. Acara yang akan diselenggarakan kedua kalinya di Indonesia ini akan membuka wawasan Anda mengenai Uni Eropa dan seluk beluknya.

 Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Destination Europe 2016, silakan klik di sini. (Adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau