Advertorial

Mudik Aman Bersama Samsung Galaxy J3

Kompas.com - 30/06/2016, 14:32 WIB

Sepeda motor masih menjadi kendaraan yang dipilih masyarakat untuk mudik. Alasannya, karena lebih efisien dari segi waktu dan biaya. Namun, secara aspek keselamatan tidak baik, karena berdasarkan data Korlantas Mabes Polri, motor menjadi penyumbang kecelakaan tertinggi, yakni sekitar 66 persen.

Melihat kondisi seperti iti, Samsung ikut berpartisipasi meminimalisir kecelakaan dengan cara memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang sebagian besar pengendara motor.

Mode S-bike tersebut berfungsi mengalihkan panggilan masuk yang dapat menggangu konsentrasi pengguna (yang sedang berkendara) dengan cara memberikan pedan suara yang menjelaskan bahwa pengguna sedang berkendara dan tidak bisa menjawab panggilan telepon.

-

S-Bike dapat diaktifkan ketika pengguna hendak mengendarai kendaraan bermotor roda dua dan dinonaktifkan kembali ketika perjalanan selesai. Bila panggilan bersifat darurat, maka penelpon dapat menekan angka 1 dan panggilan akan ditampilkan.

Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselematan Jalan (Jarak Aman), mengatakan, setiap hari ada dua orang yang jatuh karena menggunakan ponsel ketika berkendara. Bahkan trennya tahun lalu meningkat 124 persen.

"Sekarang ini banyak orang yang menggunakan telepon saat berkendara. Padahal itu sangat membahayakan, karena bisa hilang konsentrasi," ujar Edo di acara Kumpul Komunitas Otomania (KKO) bersama Samsung Galaxy J3 di Jakarta, Minggu (26/6/2016).

-

Menurut Edo, fitur yang dihadirkan Samsung itu cukup bagus, karena bisa menekan biker menggunakan ponsel. Apalagi menjelang mudik Lebaran, karena banyak masyarakat yang pulang kampung pakai motor.

"Karena dengan menggunakan Samsung Galaxy J3 itu kalau ada yang telepon tidak bisa menjawab dan akan dikirimkan notifikasi kalau orang itu sedang berkendara," kata Edo.

Klik di sini untuk mengeksplorasi informasi mengenai fitur S Bike lebih lanjut.

(Adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau