Advertorial

Jenis Motor yang Anda Pilih Tunjukkan Kepribadian

Kompas.com - 21/09/2016, 08:00 WIB

Kepribadian seseorang ternyata tidak hanya dapat dilihat dari pilihan pakaian, gaya berdandan, atau cara berperilaku. Bagi para pengendara motor, hal ini menarik untuk diketahui. Ternyata pilihan jenis dan model sepeda motor menunjukkan kepribadian Anda.

Pilihan sepeda motor menunjukkan bagaimana cara Anda berpikir, apakah praktis, ingin serba cepat, penuh perhitungan finansial, atau suka kebebasan. Selain itu menunjukkan juga bagaimana Anda ingin dilihat oleh orang lain. Mari cari tahu apa yang ‘dikatakan’ oleh motor yang dimiliki tentang diri Anda.

1. Motor bergaya retro

-

Seseorang dengan pilihan sepeda motor bergaya retro bisa jadi punya dua kepribadian. Pertama, senang berburu, kedua sangat menghargai originalitas. Mencari sepeda motor dari tahun 1970-an tidak semudah yang Anda bayangkan. Jika ada, belum tentu harganya murah. Jika ingin memodifikasi motor baru dengan gaya retro, kecermatan dan kegigihan berburu part-part motor dari masa lalu juga tidak mudah.

2. Skuter matik

-

Sepeda motor jenis ini hanya menunjukkan satu kepribadian, efisien, praktis, irit. Kira-kira begitu jugalah pengendaranya. Anda yang memilih skutik biasanya selalu berpikir praktis, karena itu mengharapkan kendaraan yang mudah digunakan sehari-hari, untuk kepentingan apapun. Selain itu selalu punya perhitungan matang terutama dari segi finansial, sehingga memilih kendaraan yang irit bahan bakar ini.

3. Motor trail (off-road)

-

Jika Anda senang dengan olahraga off-road menggunakan motor trail sudah pasti Anda punya kepribadian yang sangat petualang, senang kebebasan, suka menerabas batas, dan tidak pernah sedikit pun ingin tinggal dalam zona nyaman. Terlebih lagi Anda bukanlah seorang follower. Anda dapat membimbing diri Anda sendiri untuk melakukan apa yang diinginkan. Namun, tetap penuh perhitungan, mampu berpikir strategis dan peka pada lingkungan sekitar.

4. Moge alias motor gede

-

Pecinta motor gede alias moge biasanya identik dengan citra rebel atau pemberontak. Padahal tidak juga, Anda yang menyukai moge adalah tipe orang yang suka kebebasan, easy-going, serta setia kawan. Anda tentunya sudah tahu bagaimana eratnya persaudaraan sesama pengendara moge. Selain itu juga menghargai originalitas sebuah mahakarya, sangat teguh pada pendirian dan diam-diam romantis.

5. Motor sport

-

Memilih motor sport menunjukkan Anda berkepribadian percaya diri, selalu ingin tampil atraktif dan berjiwa muda, agresif (dalam artian positif), serta menyukai kecepatan.  

Bagi Anda penggemar motor sport di Indonesia, saat ini Yamaha menghadirkan 4 warna, striping, dan performa baru lagi  yang sesuai dengan karakter dan kepribadian orang Indonesia untuk motor naked sport andalannya, Yamaha New V-Ixion Advance.

Penggemar motor sport di Indonesia memerlukan motor sport yang meski besar dan sporty tetap dapat diajak bermanuver sulit. Maklum di Indonesia banyak gang-gang kecil dan jalanan seringkali padat. New V-Ixion Advance memiliki kemampuan ini.

Selain itu performanya pun stabil. Mesin motor ini dapat menghasilkan tenaga 12,2 kW (16,59 PS) pada 8000 rpm dan torsi 14,50 Nm pada 7500 rpm. Suspensinya mumpuni dan yang paling penting tampilannya benar-benar disesuaikan dengan tampilan motor sport idaman orang Indonesia.

New V-Ixion Advance hadir lebih segar dan berjiwa muda dengan grafis-grafis tajam dan dinamis serta pilihan-pilihan warna atraktif. Ada warna merah putih (luminous white), abu-abu bernuansa emas yang mewah (hustle gold), merah terang (zeal red), dan warna hitam bercorak kuning (striking black). Uniknya warna-warna ini menunjukkan kepribadian Indonesia karena kehadirannya terinspirasi dari Kemerdekaan Indonesia ke-71.

New V-Ixion Advance ditawarkan dengan harga Rp 25.350.000 (on the road Jakarta). Jika punya kepribadian atraktif, percaya diri dan sporty mengapa tidak memilih sepeda motor ini? (Adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau