Advertorial

Raih 'Best Asian Bank' BCA Jadi Kebanggaan di Pentas Internasional

Kompas.com - 21/09/2016, 08:15 WIB

PT Bank Central Asia, Tbk (BCA) sejak lama dikenal sebagai bank yang kerap meraih award dari berbagai lembaga. Namun, penghargaan yang diterima BCA awal September lalu di Singapura, benar-benar istimewa dan membanggakan. Bukan saja bagi segenap manajemen dan karyawan BCA, melainkan seluruh entitas industri perbankan dan keuangan di tanah air, juga bagi rakyat Indonesia pada umumnya. 

Di tengah ketatnya persaingan dunia perbankan Indonesia, komitmen BCA untuk terus memenuhi kebutuhan nasabahnya melalui layanan dan inovasi terbaik berbuah hasil yang membanggakan. 

Dalam ajang FinanceAsia Country Awards for Achievement 2016 di Singapura, eksistensi BCA sebagai bank swasta terbesar dan terkemuka di Indonesia semakin kukuh dengan diraihnya dua penghargaan sekaligus sebagai Best Asian Bank dan Best Bank in Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada perusahan di bidang perbankan yang berhasil mencapai kinerja perusahaan terbaik di dalam negeri maupun tingkat Asia.

Hadir untuk menerima penghargaan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dan Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono pada, Kamis (01/09/2016) di Singapura. Pemenang pada penghargaan ini dinilai berdasarkan pencapaian kinerja perusahaan yang berhasil menjawab tantangan dari kondisi perekonomian perbankan saat ini.

“Penghargaan ini menjadi sebuah apresiasi tersendiri bagi BCA karena telah dipercaya sebagai bank nasional yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik. Tidak hanya diakui pada tingkat nasional, namun juga pada tingkat Asia. Pencapaian ini dapat terwujud atas kerja keras seluruh keluarga besar BCA dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dan memanfaatkan berbagai peluang bisnis yang ada. Kami terus memegang komitmen kami untuk memberikan yang terbaik kepada nasabah,” ujar Jahja.

Di tengah perlambatan ekonomi, BCA juga terus menunjukkan kinerja terbaik. Pada semester I 2016, BCA melaporkan kinerja keuangan dengan peningkatan laba bersih sebesar 12,1 persen menjadi Rp9,6 triliun dari Rp8,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, pendapatan operasional BCA, yang terdiri dari pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya, tumbuh 15,5 persen menjadi Rp26,1 triliun pada semester I 2016 dari Rp22,6 triliun pada semester I 2015.

BCA juga menegaskan keunggulan di bidang transaksi perbankan dalam mengembangkan produk dan layanan perbankan kepada nasabahnya. BCA fokus kepada perkembangan kebutuhan nasabah di zaman yang serba praktis dan cepat ini, seperti layanan dompet elektronik Sakuku pada September 2015 dan Sakuku Plus pada ulang tahun ke-59 BCA pada Februari 2016.

“Kami mendedikasikan penghargaan ini kepada para nasabah setia BCA, karena keberhasilan kami dalam meraih penghargaan ini tidak lepas dari peran serta para nasabah dalam mempercayakan kebutuhan perbankan mereka kepada layanan serta produk BCA. Untuk itu, kami senantiasa mengupayakan adanya inovasi, layanan perbankan terkini, dalam rangka memberikan yang terbaik kepada nasabah,” ungkap Jahja.

Selain predikat tersebut, BCA juga berhasil meraih penghargaan sebagai Best Bank in Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada perusahan di bidang perbankan yang berhasil mencapai kinerja perusahaan terbaik di dalam negeri maupun tingkat Asia.

Armand menambahkan dengan pencapaian tersebut BCA merasa bangga. Namun, BCA tidak akan berhenti sampai di sini. “Kedepannya, kami harus terus memberikan layanan yang paripurna bagi nasabah. Tahun 2000 nasabah kita 2 juta, saat ini 14 juta, semoga terus berkembang,” pungkas Armand.

Sebelumnya, pada Agustus 2016 lalu, BCA meraih penghargaan Best Managed Company in Indonesia dan Best Corporate Governance, serta peringkat kelima Best Corporate Social Responsibility dan Best Investor Relations dalam ajang Asia’s Best Companies.

Ajang  tersebut merupakan survei tahunan yang dilakukan oleh majalah FinanceAsia. Survei ini telah memasuki tahun ke-16 dengan mengidentifikasi perusahaan-perusahaan terbaik di Asia, dipilih secara polling oleh para investor dan para analis. (Adv) 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau