Advertorial

Deddy Mizwar Harapkan Generasi Muda Adopsi Nilai dari Para Pahlawan

Kompas.com - 11/11/2016, 09:00 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Kamis (10/11/2016). Ziarah ke sejumlah makam pahlawan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.

Usai berziarah Deddy Mizwar menyampaikan ajakan untuk kembali merenungkan perjuangan para pahlawan dan tantangan-tantangan berat yang mereka hadapi untuk merebut kemerdekaan. “Nilai kepahlawanan harusnya menjadi elemen untuk membangun kebersamaan, yang pada akhirnya membentuk persatuan bangsa,” ujar Deddy.

Ia juga menyampaikan bahwa tantangan dan kewajiban yang dihadapi oleh generasi muda Indonesia saat ini untuk mempertahankan keutuhan NKRI juga tidaklah mudah. "Kalau kita tidak bisa mempertahankan kedaulatan, maka kita akan tercabik-cabik oleh agenda tersembunyi dari berbagai bangsa yang punya kepentingan," katanya.

Deddy berpesan agar nilai juang para pahlawan dapat diadopsi oleh seluruh warga negara Indonesia yang hidup di masa kini. Khususnya generasi muda. Semangat perjuangan, ketulusan, sikap pantang menyerah, tidak pamrih, berani, dan jujur yang dimiliki para pahlawan harus diterapkan jika ingin membangun bangsa dan menjaga persatuan.

“Kepahlawanan itu bukan hanya milik generasi 1945 tetapi juga generasi saat ini. Masalah yang dihadapi negara semakin kompleks. Supaya persatuan terwujud selalu ingat sila ketiga Pancasila kita,” katanya. (adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau