Brandzview

Bupati Purwakarta Desak Jasa Marga Buka Gerbang Tol Sawit

Kompas.com - 14/02/2017, 13:15 WIB

PURWAKARTA, KOMPAS.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mendesak Jasa Marga membuka gerbang tol Sawit. Pasalnya, kondisi Jembatan Ciganea dan Cilalawi mengkhawatirkan.

"Kalau terus-terusan dilalui kendaraan berat, Jembatan Ciganea terancam ambruk," ujar Dedi di Purwakarta, Senin (13/2/2017).

Dedi menjelaskan, Jembatan Ciganea berada di Kecamatan Jatiluhur, sedangkan Jembatan Cilalawi berada di Kecamatan Sukatani. Sejak Jembatan Cisomang di KM 100+400 Tol Cipularang mengalami perbaikan, kendaraan sumbu dua dialihkan ke Purwakarta dan melalui Jembatan Ciganea dan Cilalawi.

Beban yang berat membuat kondisi jembatan tersebut mengkhawatirkan. Aspal pada permukaan jembatan terkelupas dan konstruksinya dikhawatirkan semakin tidak kokoh.

"Kalau itu (jembatan Ciganea dan Cilalawi) roboh, beberapa kecamatan di Purwakarta akan lumpuh," tuturnya.

Karena itu, untuk mengurangi beban kedua jembatan, Dedi mendesak pembukaan gerbang tol Sawit di KM 99+400 dan 99+600 Tol Cipularang. Setidaknya hingga gerbang tol baru di KM 91 di Sukatani selesai dibangun.

"Kami sedang membangun pintu tol baru di KM 91. Targetnya selesai April," tuturnya.

Menurut Dedi, selain untuk mengantisipasi Jembatan Ciganea, pembukaan GT Sawit itu bisa menjadi solusi Jembatan Cisomang agar umurnya lebih panjang.

Sebelumnya, APV Corporate Corporation PT Jasa Marga Persero, Dwimawan Heru, memastikan tidak akan ada gerbang tol darurat di KM 99+400 arah Bandung dan KM 99+600 arah Jakarta, di Tol Cipularang pascarusaknya Jembatan Cisomang.

Heru menjelaskan, gerbang tol KM 99 merupakan gerbang darurat untuk mengantisipasi jika terjadi gangguan terhadap pelayanan lalu lintas.

"KM 99 itu dalam rangka manajemen risiko dan kesiagaan tanggap darurat kami. Kami tidak merencanakan gerbang tersebut untuk dibuka," tuturnya.

(RENI SUSANTI/KONTRIBUTOR PURWAKARTA)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau