kabar mpr

MPR RI Dukung Sikap Raja Salman dan Presiden Jokowi Perkuat Islam Moderat

Kompas.com - 04/03/2017, 19:36 WIB
- -

SURABAYA, KOMPAS.COM - Kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi dalam memperkuat Islam Moderat menuai respon positif dari Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Menurutnya, penguatan itu bisa menghadirkan citra Islam yang penuh dengan rasa perdamaian, toleran, dan menjunjung persatuan bangsa.

"Saya kira kita harus dukung sikap itu, karena itu identitas keislaman tanah air kita. Tengok saja Indonesia. Ada Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang menghadirkan citra islam moderat," ujar  Zulkifli di sela-sela acara Pemantapan Wawasan Kebangsaan di Surabaya, Jumat (3/3/2017).

Pada acara yang mengangkat tema "Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, sebagai Bingkai Perekat dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara" itu, Zulkifli  juga menyatakan bahwa MPR memberikan dukungan terhadap ajakan Raja Salman untuk memerangi segala bentuk terorisme dan radikalisme. Zulkifli menilai bahwa kedua hal itu sewaktu-waktu bisa berpotensi merusak Indonesia dari dalam.

Mantan Menteri Kehutanan Periode 2009-2014 itu menilai pertemuan Raja Salman dan Presiden Jokowi merupakan sebuah momentum besar bagi kedua negara untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang. Zulkifli menganggap bahwa momentum tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah untuk memperoleh keuntungan.

"Karena selama ini kerja sama kita dengan Saudi kalah dengan kerja sama Saudi-Malaysia. Nah, ini momentum, karena kita memiliki hubungan yang erat dengan Arab Saudi terutama dengan raja-raja Saudi. Saya kira bisa dioptimalkan apakah itu di ekonomi, budaya, termasuk urusan haji," jelasnya.

Seperti yang telah diketahui, dalam pidato berdurasi dua menit, Raja Salman menyinggung beberapa persoalan yang perlu diselesaikan melalui hubungan Arab Saudi dan Indonesia. Adapun beberapa persoalan di antaranya adalah terorisme, benturan peradaban, tidak adanya penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan intervensi urusan dalam negeri. (DAR)

Baca tentang