Advertorial

Ini Bidang Bisnis yang Banyak Dilakoni oleh Perempuan

Kompas.com - 02/05/2017, 15:00 WIB

Banyak pilihan bidang bisnis yang bisa digeluti oleh tiap orang. Pada era kesetaraan gender saat ini, garis yang memisahkan antara bidang untuk laki-laki dan perempuan sudah menghilang.

Namun, ternyata terdapat beberapa bidang bisnis yang populer di kalangan perempuan. Bisnis tersebut adalah bisnis makanan, kerajinan dan gaya busana.

Ketua Umum Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indah Wardatul Asriah melihat bisnis yang populer di kalangan perempuan itu adalah kebanyakan bersifat industri rumah tangga yang dijalankan secara konvensional. “Industrinya rumahan dan sangat konvensional,” jelasnya.

Padahal, lanjut Indah, agar sukses bisnis harus dipadukan dengan teknologi. “Perempuan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) perlu memahami dan memanfaatkan digitalisasi,” katanya.

Menurut data 2015 dari Kementerian Koperasi dan UKM, tercatat ada 52 juta pelaku UKM. Menariknya, dari jumlah tersebut, sebanyak 60 persen merupakan pengusaha perempuan.

Hal itulah yang melatarbelakangi Indah untuk melakukan pembinaan. Menurut catatannya, hingga awal 2017 ini sudah ada sekitar 1.200 perempuan yang memiliki bisnis sendiri sekaligus menjadi binaannya.

Jadi, buat kamu yang ingin merintis bisnis sendiri, jangan takut untuk mewujudkannya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau