Advertorial

Perlukah Wanita Memiliki Rumah Sebelum Menikah?

Kompas.com - 18/05/2017, 14:58 WIB

Memiliki rumah adalah tujuan keuangan besar bagi sebagian kalangan. Apalagi, rumah juga dapat menjadi instrumen investasi yang menjanjikan. Bayangkan, kenaikan investasi properti bisa mencapai 10% per tahun, bahkan lebih. 

Karena itu, memiliki rumah banyak menjadi prioritas sebelum harganya terus melambung. Sayangnya, sebagian besar orang memikirkan punya rumah setelah menikah. 

Harapannya, uang muka dan cicilan bisa ditanggung berdua. Dalam tulisan ini kita akan menyorot mengenai bila seorang wanita bekerja namun belum menikah ingin memiliki rumah sendiri. Apakah hal ini juga sama pentingnya? 

Atau sebaiknya menunda hingga menikah? Perencana Keuangan Pandji Harsanto menyebut, tak ada salahnya wanita belum menikah membeli rumah sendiri. Apalagi, jika memang kamu sudah memiliki kemampuan finansial yang mencukupi. 

Rumah bisa menjadi aset produktif yang harganya terus naik. Memiliki rumah, juga dapat menjadi salah satu tanda bahwa kamu mandiri secara finansial. Pandji melanjutkan seperti dikutip Okezone, wanita yang punya rumah sebelum menikah disarankan membuat perjanjian pra nikah. 

Dalam perjanjian tersebut, tuliskan bahwa rumahmu adalah harta bawaan sebelum menikah. Buat perjanjian ini di depan Notaris dan daftarkan pada Kantor Catatan Sipil (KUA) sebelum menikah. 

Sebab, setelah menikah, semua harta yang kamu dapatkan selama proses menikah adalah milik bersama. Meski di Indonesia masih jarang melakukan praktik ini, perjanjian pra nikah sebenarnya baik. 

Perjanjian ini akan melindungi harta masing-masing (calon istri dan suami) bila terjadi risiko cerai hidup maupun mati maupun wanprestasi. Bila ada risiko pembayaran utang atau hipotik, masing-masing pihak juga mendapatkan haknya. 

Setelah menikah dan berniat memiliki rumah bersama, kamu harus lebih berhitung. Memiliki dua cicilan tentu tidak mudah? Maka, konsultasikan hal tersebut bersama pasangan. Kalau kamu siap membayar dua cicilan rumah sekaligus, itu lebih baik.

http://smart-money.co/finansial/perlukah-wanita-memiliki-rumah-sebelum-menikah

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau