0
Kilas

Catatan Penting dari Banyuwangi Agro Expo 2017

Kompas.com - 23/05/2017, 23:35 WIB
Sejumlah pengunjung berfoto di sudut yang disediakan panitia penyelenggara Banyuwangi Agro Expo 2017. Firman ArifSejumlah pengunjung berfoto di sudut yang disediakan panitia penyelenggara Banyuwangi Agro Expo 2017.

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Banyuwangi Agro Expo 2017 baru selesai dilaksanakan sejak tanggal 13 hingga 20 Mei 2017 lalu. Ada sejumlah catatan yang mengiringi pelaksanaan acara yang berlangsung di areal sawah seluas 9 hektar itu.

Salah satu hal paling menarik adalah banyaknya pengunjung yang datang setiap hari. Hal itu tidak lepas dari strategi panitia penyelenggara.

Lokasi pelaksanaan yang merupakan area persawahan disulap menjadi sebuah etalase raksasa bagi berbagai macam produk. Tak hanya menata sesuai kategori, yang paling menarik perhatian adalah alur yang dibuat menyerupai area bermain di tempat wisata.

Sejak dari pintu masuk, pengunjung diarahkan secara otomatis dengan pembatas-pembatas alami yang disusun sehingga rute masuk dan keluar pengunjung tampak rapi.

"Festival ini menjadi etalase berbagai produk pertanian unggulan daerah yang selama ini dikembangakan oleh para petani kita," ujar Bupati Abdullah Azwar Anas saat membuka festival lewat video call.

Tidak hanya menjadi pameran produk unggulan, lanjut Anas, kegiatan yang digelar langsung di areal persawahan itu juga menjadi ajang edukasi dan berbagai permasalahan pertanian baik bagi pemula maupun petani.

Terbukti, pengunjung yang datang tidak hanya dari kalangan pelaku industri pertanian, tetapi juga pelajar dan guru. Strategi ini berhasil membuat semua kalangan dekat dengan gelaran Banyuwangi Agro Expo 2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satu hal yang membuat calon pengunjung tertarik adalah adanya nilai-nilai estetika yang memang disiapkan sebagai latar berfoto. Setiap pengunjung yang lewat tampak mengantre dengan sabar untuk mendapatkan giliran berfoto.

Ada berbagai macam spot foto yang disediakan, seperti sebuah rumah siput dengan berbagai bunga yang menghiasi, photobooth buah yang berlubang untuk tempat wajah, serta replika sebuah sepeda dari bambu dan tanaman.

"Kegiatan ini bisa menjadi sarana pelajar untuk melihat secara langsung proses pertanian. Anak-anak muda juga bisa melihat kalau menjadi petani hasilnya sangat menguntungkan,” ujar Suparman, Direktur Perbenihan Direktur Jendral Hortikultura Kementrian Pertanian.

Keramaian pengunjung Banyuwangi Agro Expo 2017 bahkan sudah dapat dilacak sejak memasuki area parkir yang mengular di sepanjang jalan Brawijaya, tempat berlangsungnya acara. Kini, acara itu telah selesai dan tinggal menuai hasil edukasi dan rekreasi yang ditampilkan selama gelaran.

Baca tentang
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.