kabar mpr

Ketua MPR RI Gelar Buka Puasa Bersama Presiden dan Para Petinggi Lembaga Negara

Kompas.com - 04/06/2017, 17:31 WIB
Presiden Joko Widodo disambut Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam rangka acara buka puasa bersama dengan para petinggi lembaga negara yang digelar di kediaman dinas Ketua MPR RI, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017) sore.
KOMPAS.com/Dylan Aprialdo RachmanPresiden Joko Widodo disambut Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam rangka acara buka puasa bersama dengan para petinggi lembaga negara yang digelar di kediaman dinas Ketua MPR RI, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017) sore.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menggelar acara buka puasa bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta para petinggi lembaga negara lainnya di kediaman dinasnya di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Jumat (2/5) sore. Sejak sekitar pukul 16.30 WIB, beberapa petinggi lembaga negara mulai datang satu per satu. Dua di antaranya adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Pimpinan Partai Golkar Aburizal Bakrie nampak kompak datang secara bersamaan dengan memakai setelan baju koko putih dan peci hitam. Kedatangan ketiganya disusul Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar.

Dalam acara ini, Zulkifli juga mengundang sejumlah duta besar negara-negara muslim dan perwakilan perwakilan organisasi muslim seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Persis (Persatuan Islam).

Presiden Jokowi sendiri tiba sekitar pukul 17.23 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan peci hitam, kedatangannya disambut langsung oleh Zulkifli selaku tuan rumah. Pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan itu mengatakan, acara buka puasa ini merupakan kegiatan silahturahmi sekaligus salah satu upaya penegasan MPR RI dalam membantu meredakan konflik SARA dan bentuk dukungan penuh kepada pemerintah untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

"Buka bersama ini jadi momen penting bagi kita tadi, silang sengketa satu sama lain memang harus dihentikan. Antar umat jangan saling menyakiti. Mari kita fokus ke arah yang lebih substansial. Mari kita fokus bersama dukung Jokowi untuk melakukan pembangunan," ungkapnya usai mengantar kepulangan Presiden Jokowi. (DAR)

Baca tentang