Kilas

Bersih-bersih Masjid Jadi Agenda Kota Semarang Tiap Jumat

Kompas.com - 09/06/2017, 18:48 WIB
Jumat Resik-resik Masjid (Jarik Masjid) adalah agenda Pemerintah Kota Semarang yang diadakan tiap Jumat selama Ramadhan. Dok Pemkot JakartaJumat Resik-resik Masjid (Jarik Masjid) adalah agenda Pemerintah Kota Semarang yang diadakan tiap Jumat selama Ramadhan.


KOMPAS.com –
Tiap Jumat, Kota Semarang punya agenda tambahan. Kegiatannya berupa bersih-bersih masjid yang dilakukan selama Ramadhan.

Kegiatan itu digerakkan dengan tajuk Jumat Resik-resik Masjid (Jarik Masjid). Adapun pelaksanaan perdana, membersihkan Masjid Al Khusuf yang dilakukan pada Jumat (2/6/2017).

Minggu ini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama jajaran di lingkungan Balaikota dan Gedung Pandanaran beralih ke Kampung Pelangi, tepatnya di Masjid Nurul Hidayah, Wonosari V.

Petugas yang ikut bersih-bersih berinisiatif membawa alat-alat kebersihan dari rumah. Bawaannya, antara lain lap karet, lap pel, pembersih sawang, dan vacum cleaner.

“(Sudah) niat membersihkan masjid. Saya sampai membawa baju ganti dari rumah,” ujar salah satu Apartur Sipil Negara Iqbal Argonda.

Tiap Jumat, di kalangan pemerintahan kota memang ada aturan untuk memakai pakaian kerja muslim bagi pemeluk agama Islam. Karena itulah, Iqbal membawa pakian ganti.

Bersama mereka, warga juga terlihat membantu para petugas untuk membersihkan masjid. Di antara mereka, Wali Kota Hendrar atau akrab disapa Hendi juga terlihat sibuk bersih-bersih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tangannya memegang lap karet. Dari sudut ke sudut, ia bersihkan tiap detil bagian masjid. “Kegiatan seperti ini saya inisiasi agar masyarakat muslim nyaman dan bisa beribadah langsung di masjid secara berjamaah,” ujar Hendi, Jumat (9/6/2017).

Dalam kesempatan itu, Hendi juga menuturkan tujuan lain dari gerakan tersebut. katanya, ia ingin merangsang kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya.

“Kalau hasil evaluasinya berjalan bagus, saya rasa kegiatan Jarik Masjid bisa diteruskan dan tidak hanya Ramadhan saja", tambahnya.

Dalam catatan Pemerintah Kota Semarang, di sana setidaknya terdapat 1.186 masjid dan 1.966 mushola. Adapun target masjid dan mushola yang dibersihkan melalui kegiatan itu selama bulan puasa sebanyak 708 masjid dan mushola.

Arif, salah seorang warga masyarakat yang mengikuti kegiatan Jarik Masjid di Masjid Nurul Hidayah, Wonosari mengatakan antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih bersama Wali Kota Hendi.

"Harapan (saya, kegiatan ini) bisa berjalan terus. Membersihkan rumah sendiri penting, apalagi masjid (rumah Tuhan),” tuturnya.

Baca tentang
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.