Advertorial

‘Sahabat’ Untuk Pasien Kanker Paru

Kompas.com - 20/06/2017, 09:00 WIB

Setelah pasien kanker paru menjalani berbagai pengobatan dengan jangka waktu lama, tubuhnya pun cenderung menjadi lebih lemah, sehingga pola makan sangatlah penting bagi proses dan pasca pengobatan, karena dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi pasien. Prinsip makan untuk pasien kanker paru berfokus pada mencukupi kebutuhan gizi pasien, mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna. Berikut beberapa jenis buah yang disarankan oleh Ahli dari St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menghimbau :

1. Cherry

Cherry kaya akan kandungan air, daging buahnya dapat menghilangkan racun dan cairan yang tidak bersih dari tubuh, serta sangat baik untuk membersihkan racun dalam ginjal. Selain itu,cherry juga dapat melancarkan buang air.Pilih cherry dengan bentuk yang gemuk dan memiliki batang hijau.

2. Anggur

Anggur memiliki fungsi detoks. Anggur dapat membersihkan sampah pada organ hati, usus, lambung dan ginjal. Namun, anggur memiliki kalori yang tinggi, 40 buah anggur sebanding dengan 2 buah apel, jadi sebaiknya anggur dikonsumsi dalam jumlah yang sewajarnya.

3. Strawberry

Strawberry jugamemiliki fungsi detoks. Buah ini rendah kalori dan kaya akanvitamin C. Dalam keseharian, kita bisa menggunakan strawberry untuk membersihkan usus, serta menguatkan ginjal.

4. Jujube (buah zao)

Jujube kaya akan vitamin B, C dan zat karotin lainnya, merupakan buah anti kanker yang baik. Penelitian menunjukkan, zat antikanker dalam jujube adalah sekelompoktriterpenoid, sehingga banyak mengkonsumsi jujube dapat membantu melawan kankerdengan efektif.

Jika anda terkena kanker paru, jangan kawatir, tetap semangat dalam menjalani pengobatan. Konsultasikan keluhan Anda di sini

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau