Advertorial

Jalin Silahturahmi, BCA KCU Wahid Hasyim Gelar Buka Puasa Bersama Nasabah

Kompas.com - 20/06/2017, 18:43 WIB

Bulan suci Ramadan kerapkali dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan saling berbagi oleh banyak pihak, mulai dari keluarga hingga perusahaan sekalipun. Hal itu menjadi alasan BCA KCU Wahid Hasyim turut menggelar buka puasa bersama dengan 150 nasabah prioritas di sebuah hotel di kawasan Slipi, Rabu (13/6/2017) sore. 

BCA KCU Wahid Hasyim mengundang nasabah yang merupakan komunitas pedagang muslim di Pasar Tanah Abang untuk berbuka puasa bersama. 

"Saya mengucapkan rasa terima kasih atas terlaksananya agenda rutin ini setiap Ramadan tiba. Kami merasa senang dan berterima kasih atas kehadiran nasabah. Ini adalah kesempatan yang baik untuk bersilahturahmi dengan nasabah," ujar Direktur BCA, Suwignyo Budiman.  

Acara ini diawali dengan kegiatan tausiyah, dilanjutkan dengan kegiatan sholat Magrib dan santapan buka bersama.  

Kepala BCA KCU Wahid Hasyim Anwari, mengatakan ajang buka puasa bersama ini diharapkan bisa terus mempererat tali silaturahmi dengan nasabah pedagang di Tanah Abang yang merupakan pusat perdagangan tekstil terbesar se- Asia Tenggara.  

Anwari menuturkan, lewat acara seperti ini masukan dan saran yang diterima melalui interaksi langsung dengan nasabah sepanjang acara diharapkan bisa mendorong BCA terus konsisten memenuhi kebutuhan perbankan nasabahnya. Terutama berkaitan dengan dukungan operasional bisnis mereka.   

- Direktur BCA, Suwignyo Budiman memberikan pidato sambutan

"Kita dari bank juga jalin interaksi sekalian, misalnya menawarkan pelayanan, produk, atau promo terbaru untuk mendukung kegiatan transaksi mereka," ungkap Anwari di sela-sela acara. 

Selain menawarkan jasa perbankan, BCA KCU Wahid Hasyim juga konsisten melakukan edukasi perbankan kepada para nasabah dari kalangan pedagang di Tanah Abang. Edukasi yang disampaikan seperti peraturan perpajakan, layanan baru maupun solusi perbankan dari BCA hingga pengampunan pajak (tax amnesty). Anwari mengungkapkan bahwa acara edukasi itu digelar dalam forum kecil dan diselenggarakan di tempat yang tak jauh dari Pasar Tanah Abang. 

"Kita ingin memberikan layanan informasi yang baik kepada mereka tapi juga enggak mau merepotkan nasabah pedagang yang sibuk. Kalau kami bikin acara tak akan jauh dari lokasi usaha mereka karena mereka juga harus jaga toko dan sebagainya," ujarnya. 

- Anwari, Kepala BCA KCU Wahid Hasyim
 

Anwari menjelaskan, saat ini BCA KCU Wahid Hasyim membawahi  6 kantor cabang pembantu dan 7 kantor kas BCA, serta dua cabang BCA Bizz di area Pasar Tanah Abang yang tersebar mulai dari Blok A, Blok B, Metro hingga Blok F serta Tanah Abang AURI. Kantor-kantor yang terpusat di dalam pasar ditujukan agar para nasabah semakin mudah dan merasa nyaman melakukan transaksi perbankan.  

Anwari juga menjelaskan bahwa menjelang lebaran, transaksi perbankan BCA di Pasar Tanah Abang terus meningkat sejak tiga bulan sebelumnya. Situasi itu menuntut BCA untuk terus menawarkan layanan inovatif dan berkualitas.

"Sekarang kan transaksi banyak yang dilakukan secara online dan cashless seperti menggunakan internet banking. Beberapa pedagang juga ada yang membuka online shop jadi kita juga menawarkan jasa sistem transaksi secara online supaya mereka bisa bertransaksi cepat dan realtime," pungkasnya. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau