Advertorial

Kini, Pesantren Mulai Terapkan Transaksi Nontunai

Kompas.com - 21/06/2017, 19:03 WIB

Penggunaan uang elektronik yang beberapa tahun terakhir digalakkan pemerintah ternyata tak hanya terjadi di kota-kota besar saja. Pesantren Tebuireng di Jombang pun turut mengkampanyekan Gerakan Nasional Nontunai (GNNT) ini.

Bersama Bank Indonesia, Tebuireng sudah mulai menggunakan uang elektronik sejak akhir tahun lalu. Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) menilai, program pemerintah ini bisa mencegah berbagai kemungkinan negatif dari penggunaan uang tunai oleh para santri.

"(Program) ini baik, terutama bagi santri. Bisa mencegah peredaran uang palsu, mencegah pencurian uang, pemborosan bagi santri," ujar Gus Solah.

Melalui transaksi nontunai, orang tua atau wali santri bisa lebih mudah mengirim uang pada anaknya. Selain itu, lanjutnya, proses pembayaran uang bulanan pondok, uang makan, SPP dan pembayaran kewajiban santri pun menjadi lebih praktis.

"Sebelum ini, risiko kehilangan uang sering dialami santri. Atau, uang bulanannya digunakan untuk kegiatan lain. Dengan transaksi nontunai ini, akan lebih tepat sasaran dan aman," kata Gus Solah.

Hal senada juga disetujui oleh Kepala Divisi Pembayaran, Komunikasi, dan Layanan Publik BI Perwakilan Jawa Timur Hesti. Menurutnya, pesantren punya potensi cukup besar dalam hal transaksi pembayaran.

“Kami ingin menjadikan pesantren sebagai salah satu komunitas nontunai. Setelah di sini, kami juga akan mengajak pesantren lain," katanya.

Melalui GNNT, diharapkan dapat memberikan kemudahan bertransaksi bagi seluruh elemen pesantren, termasuk santri.

"Melalui transaksi nontunai, keamanan lebih terjamin karena lebih rendah risikonya dibanding transaksi tunai. Juga memudahkan santri yang jauh dari rumah dalam menerima kiriman uang dari orang tua," ujar Hestu. (Adv) 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau