Advertorial

Anda Menderita Kanker Paru? Perhatikan Hal ini!

Kompas.com - 22/06/2017, 11:45 WIB

Banyak hal yang perlu diperhatikan oleh pasien kanker paru. Berikut beberapa saran dari Ahli Onkologi St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou yang perlu dicatat :

Berhenti merokok. Karena rokok bersifat panas, berdampak besar pada paru-paru. Organ paru pasien kanker cenderung lebih sensitif, terlebih jika ditambah dengan rokok, sehingga berhenti merokok adalah salah satu langkah terpenting. Tapi hal ini sangat sulit menyingkirkan kebiasaan yang satu ini. Merokok biasa dilakukan ketika seseorang sedang dalam kondisi tertekan, dan ketika terkena kanker paru, bukannya berhenti, mereka malah berada dalam kondisi “menyerah”. Untuk poin satu ini, diperlukan tekad dan dukungan dari orang-orang terdekat.

Menghindari debu dan daerah berpolusi. Terutama tempat-tempat industri, jika terpaksa, jangan lupa menggunakan alat pelindung seperti masker.

Berhenti menjadi perokok pasif. Yang terpenting adalah Anda perlu menjauh dari makanan yang mengandung karsinogen dan makanan yang bersifat merangsang, karena tidak sedikit makanan yang dapat menyebabkan kerusakan paru-paru.

Emosi. Mengapa? Karena emosi dapat mempengaruhi perilaku pasien, sedangkan suasana hati yang positif dapat membantu pasien melawan kanker, terlebih dalam masa pengobatan.

Apakah Anda atau kerabat ada yang menderita kanker dan sedang mencari pengobatan medis tanpa operasi dan kemoterapi? Konsultasikan keluhan Anda di sini

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau