0
Kilas

Persewangi Banyuwangi Ditantang Masuk ke Liga 1

Kompas.com - 09/07/2017, 12:16 WIB
Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri menantang Pemerintah Banyuwangi untuk mendukung para pesepakbola daerah secara konkret. Sehingga, Persewangi mampu naik tingkat ke Liga 1 FIRMAN ARIF/KOMPAS.comPelatih Timnas U-19 Indra Sjafri menantang Pemerintah Banyuwangi untuk mendukung para pesepakbola daerah secara konkret. Sehingga, Persewangi mampu naik tingkat ke Liga 1

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia kelompok usia 19 tahun, Indra Sjafri meminta Pemerintah Banyuwangi mendorong kemajuan sepakbola. Sehingga, Persewangi mampu berprestasi di tingkat nasional.

 

"Saya tadi sudah Whatsapp Pak (Bupati) Anas, saya sampaikan bahwa kemajuan sepakbola harus mengiringi kemajuan Banyuwangi. Kami doakan semoga tahun depan Persewangi Banyuwangi yang saat ini masih di Liga 2 dapat naik kasta ke Liga 1," kata Indra Sjafri saat menghadiri jamuan malam malam di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu malam (8/7/2017).

 

Tim Nasional (timnas) Sepakbola Indonesia Kelompok Usia 19 tahun tiba di Banyuwangi pada Jumat (7/7/2017). Lawatan Timnas Sepakbola U-19 ke Banyuwangi adalah untuk melakukan uji tanding melawan Persewangi Banyuwangi di Stadion Diponegoro pada Minggu (9/7/2017). Uji coba ini merupakan rangkaian persiapan menjelang turnamen Piala AFF 2017 pada 4-17 September 2017 mendatang di Myanmar.

 

Indra mengaku sudah tiga kali berkunjung ke Banyuwangi. Ia menyaksikan perubahan signifikan di wilayah yang dipimpin Abdullah Azwar Anas. Inovasi yang dilakukan Anas, kata dia, membawa perubahan positif bagi warga Banyuwangi.

 

"Saya ke Banyuwangi sudah tiga kali. Pertama saat bersama Timnas U-19 terdahulu, kemudian saat saya menjadi pelatih Bali United, dan yang ketiga saat ini kembali bersama Timnas U-19," kata pelatih yang membawa tim garuda muda menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013 lalu.

 

Ia berpesan pada pengurus PSSI cabang Banyuwangi dan Pemerintah Banyuwangi untuk khusus memerhatikan sepakbola. Prestasi sepakbola daerah hanya bisa maju bila pemerintah berkomitmen mendorong lewat kebijakan dan anggarannya.

 

Acara jamuan makan malam dan ramah tamah berlangsung di bangunan utama pendopo. Pemain sepakbola yang hadir sejumlah 27 orang ditambah 12 orang official. Indra mengenalkan satu per satu pemain yang hadir.

 

Sayangnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tidak hadir dalam jamuan makan malam. Ana tengah berkunjung ke Paris, Perancis. Ia diwakili oleh Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Edy Supriyono.

 

"Saya meminta Timnas U-19 mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sebab tim yang akan dilawan yakni Persewangi, Banyuwangi adalah tim kuat yang tidak mudah dikalahkan," ujar Edy. (KONTRIBUTOR BANYUWANGI/ FIRMAN ARIF)

Baca tentang