Advertorial

Bima Arya Pimpin Pasukan Berkuda Helaran Hari Jadi Bogor

Kompas.com - 17/07/2017, 11:51 WIB

Pasukan berkuda membuka Helaran Budaya dan Pawai Mobil Hias Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-535 yang ditunggangi mulai dari Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dan Unsur Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor, Minggu (16/07/2017). Selain itu, pawai tersebut diikuti oleh anggota DPRD Kota Bogor, dan pimpinan Partai Politik (Parpol) di Kota Bogor dengan mengenakan pakaian tradisional sunda (pangsi dan totopong).

Terlihat dibarisan paling depan Wali Kota yang didampingi Wakil Wali Kota dibelakangnya, kemudian Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Danrem 061/Suryakencana Kol Inf Mirza Agus, Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf Dodi Suhardiman, Danlanud Atang Senjaya Bogor Marsma TNI Irwan Is Dunggio, Kejari Kota Bogor Rd Teguh Darmawan, Dandenpom III/1 Bogor Letkol CPM Indra Jaya.

Berikutnya rombongan diikuti para istri pejabat yang menaiki delman. Mereka diikuti rombongan para pejabat dari OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Termasuk perwakilan dari seluruh kecamatan dan kelurahan.

Ribuan warga tumpah ruah dan antusias sejak pagi untuk menyaksikan helaran budaya dan pawai mobil hias yang setiap tahun digelar ini. Rombongan pasukan berkuda ini berjalan menyusuri jalan Sudirman, Kota Bogor dimulai dari Taman Air Mancur melewati panggung utama yang tepat berada di depan Jogja Junction dan berakhir di Simpang Denpom III/1 Bogor, kemudian kembali ke panggung utama untuk menyaksikan para peserta helaran seni budaya dan pawai mobil hias yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Di tengah jalan Bima dan rombongan menyempatkan menyapa warga dan sempat memberikan trash bag atau kantong plastik hitam dengan maksud mengajak warga yang menyaksikan helaran untuk tetap menjaga kebersihan, selain itu Bima juga memberi kesempatan kepada beberapa anak-anak untuk mencoba menunggangi kuda dan berfoto bersama dirinya.

Seusai menyaksikan semua peserta helaran seni dan budaya, Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf Dodi Suhardiman mengatakan, ini pengalaman yang unik sekaligus juga tradisi yang baik disamping sebagai tradisi dan ciri khas Kota Bogor,” Kedepannya semoga kegiatan ini bisa berlanjut sampai seterusnya, lebih ramai lagi dan kudanya bisa lebih besar lagi agar terlihat lebih keren,” katanya. (humas)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau