Advertorial

Toyota Avanza Cocok untuk Masyarakat Indonesia

Kompas.com - 19/07/2017, 19:00 WIB

Jakarta, KompasOtomotif -  Generasi pertama Toyota Avanza lahir pada akhir 2003 silam, dan sudah hampir 14 tahun menemani masyarakat Indonesia. Bahkan, dari dulu sampai sekarang masih menjadi pemimpin di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), yang secara persaingan semakin ketat. 

Toyota Avanza punya keunggulan yang cocok dengan karakteristik warga Indonesia, sehingga bisa dengan mudah diterima di hati masyarakat. Contoh, karena dikenal punya kontur jalan beragam, maka selain sistem gerak roda belakang, Avanza juga memiliki ground clearance ideal, yaitu 200 mm dari permukaan jalan. 

Faktor ini menjadi salah satu pertimbangan calon konsumen sebelum membeli kendaraan, khususnya kendaraan MPV dengan kapasitas 7 orang penumpang. Dengan jarak dari permukaan jalan yang cukup tinggi, menjadikan Avanza mampu mempertahankan posisi sebagai pilihan utama masyarakat di segmen MPV. 

Mobil dengan ground clearance tinggi, sudah menjadi keharusan karena bisa melindungi bagian bawah bodi, hingga membuat perjalanan di segala medan  menjadi lebih nyaman. 

Poin penting lain, Avanza merupakan MPV yang mampu mengangkut tujuh penumpang secara nyaman dan aman. Bahkan, sejak awal, mobil ini dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia yang senang berpergian dengan keluarga. 

Bahkan, bagi keluarga yang harus membawa barang banyak, bangku Avanza bisa dilipat untuk menambah ruang bagasi lebih luas.  

Cara melipatnya juga cukup mudah, yaitu melipat sandaran jok, lalu menekan tuas di bagian bawah. Ruang bagasi akan bertambah, dan punya konfigurasi pelipatan jok 50:50, sehingga lebih nyaman. 

Selain  itu, masyarakat Indonesia juga suka dengan mobil yang mampu bermanuver lincah ketika melewati beragam kondisi jalan, termasuk ketika putar arah.  

Terakhir, Avanza sudah dinilai masyarakat Indonesia, punya nilai jual kembali (resale value) yang tinggi. Paling penting, jaringan penjualan dan bengkel resmi Toyota sudah mencapai 302 outlet dan tersebar dari Sabang hingga Merauke. (ADV)

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau