Advertorial

Faktor yang Membuat Toyota Avanza Laris di Indonesia

Kompas.com - 20/07/2017, 17:55 WIB

Jakarta, KompasOtomotif – Toyota Avanza merupakan model paling laris di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) di pasar otomotif nasional. Selama hampir 14 tahun memenami masyarakat Indonesia, total penjualannya sudah mencapai 1,6 juta unit.

Penjualan setiap tahunnya selalu menunjukan pertumbuhan yang baik, bahkan mampu menembus angka penjualan 1 juta unit tercepat sepanjang sejarah otomotif di Tanah Air. Sampai sekarang, tahta sebagai MPV terlaris masih dipegang Avanza.

Banyak faktor yang membuat Avanza mudah diterima oleh masyarakat. Toyota memiliki jumlah jaringan diler sebanyak 302 outlet dan tersebar dari Sabang sampai Merauke, belum lagi mengenai keunggulan produknya itu sendiri.

Masyarakat Indonesia ketika membeli mobil pasti memikirkan bagaimana nilai jual kembali (resale value)-nya. Avanza sudah jelas terbukti punya keunggulan itu, belum lagi jaminan mengenai standar kualitas produk, teknologi, suku cadang, hingga layanan purna jual yang maksimal.

Bicara mengenai teknis, keunggulan Avanza memiliki sasis semi-monokok yang digabung dengan sub-frame atau disebut dengan Unibody. Model sasis seperti ini sangat sesuai dengan sistem gerak roda belakang, dan paling penting adalah punya daya tahan yang lebih baik serta kemampuan menahan beban.

Oleh sebab itu, Avanza meskipun diisi penuh tujuh orang, seluruh penumpang tetap merasakan kenyamanan selama di perjalanan.

Faktor keamanan juga sangat penting, mengingat konsumen di Indonesia sekarang ini sudah mulai beralih memikirkan fitur safety.

Keunggulan Avanza dari sisi keamanan, semua varian sudah dilengkapi dengan 3-point seatbelt, warning seatbelt di jok penumpang, ABS, side impact beam untuk mengurangi intrusi saat tabrakan samping, hingga Isofix dan top tether anchor yang cocok dengan child seats.

Keunggulan di atas yang menjadikan Avanza tetap sebagai pemimpin pasar di segmen kendaraan multi guna bawah, dengan total penjualan mencapai 1,6 juta unit sejak pertama diperkenalkan akhir 2003 silam. (ADV)

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau