Advertorial

Toyota Avanza Cocok untuk Masyarakat Indonesia

Kompas.com - 25/07/2017, 19:30 WIB

Jakarta, KompasOtomotif – Toyota pertama kali memperkenalkan Avanza pada akhir tahun 2003. Kendaraan multi guna bawah (low multi purpose vehicle/LMPV) itu dihadirkan untuk mengakomodir segala kebutuhan masyarakat Indonesia, baik di dalam kota maupun daerah pelosok.

Selama hampir 14 tahun menemani masyarakat Indonesia, populasi LMPV itu sudah mencapai 1,6 juta unit, dan tersebar di seluruh penjuru Tanah Air. Bahkan, jaringan bengkel dan diler membentang dari Sabang sampai Merauke, sehingga pemilik Avanza tidak akan kesulitan mencari diler atau bengkel resmi.

Orang yang kagum dengan Avanza, bukan hanya pemilik setianya tapi juga Muhammad Takdos alias Adis, penulis blog Whateverbackpacker, juga ikut memujinya. Menurut dia, mobil ini sangat cocok untuk keluarga Indonesia.

“Khususnya yang suka pergi jauh menggunakan mobil, karena terbukti nyaman sekali ketika di dalam kabin,” ujar Adis di Jakarta, Sabtu (22/7/2017).

Menurut Adis, posisi duduk penumpang di bangku baris kedua dan ketiga dirasakan sangat nyaman, bahkan jarak kepala dengan atap (headroom) sangat luas. Belum lagi, memiliki bagasi yang luas.

Bahkan untuk Grand New Avanza dan Grand New Veloz, sudah memiliki akomodasi yang lebih nyaman dengan konfigurasi pelipatan bangku ketiga 50:50. Jika ingin menambah kapasitas bagasi belakang, cukup melipat bangku ketiga dengan cara melipat sandaran jok, lalu menekan tuas di bagian bawah.

“Selama aku berada di Avanza, bawaannya senang terus. Bahkan, selama di perjalanan merasakan aman dan nyaman,” kata Adis. (ADV)

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau