Advertorial

Xbox Vs Playstation Bukan Sekedar Adu Spesifikasi

Kompas.com - 28/07/2017, 10:59 WIB

Dilema terbesar untuk para gamer konsol adalah memilih konsol gim itu sendiri. Pertarungan yang paling sengit adalah pertarungan antara dua pabrikan raksasa, yaitu Microsoft dengan Xbox-nya dan Sony dengan Playstation-nya.

Pertarungan antara dua konsol gim ini memang sudah berlangsung sejak awal tahun 2000-an ketika Microsoft merilis Xbox sebagai pesaing Playstation generasi ke-2 yang dikenal dengan PS 2. Memang Sony sudah lebih dulu merebut hati para gamer dengan Playstation generasi pertamanya. Bahkan sampai saat ini angka penjualan Playstation berada jauh di atas Xbox.

Namun angka penjualan tersebut tidak terlalu berdampak pada pertarungan antara dua pabrikan raksasa teknologi tersebut. Ketika Sony meluncurkan generasi ke-3 Playstation dengan nama PS 3, Microsoft juga meluncurkan Xbox generasi ke-2 dengan nama Xbox 360.

Begitu juga ketika peluncuran PS 4, Xbox One diluncurkan di waktu yang nyaris bersamaan pada kuartal terakhir tahun 2013.

Walaupun belum ada lagi generasi terbaru dari keduanya, pertarungan mereka masih terus berlanjut dengan pengembangan dari generasi terakhir. Sony dengan Playstation 4 Pro, dan Microsoft dengan Xbox One X. Pengembangan kedua konsol ini sudah memungkinkan gamer mendapatkan kualitas gambar 4K.

Keunggulan dan kekurangan

Satu hal menarik dari pertarungan antara Playstation dan Xbox adalah spesifikasinya, yang sampai saat ini selalu dimenangkan oleh Xbox. Memang pada era Xbox One vs PS 4, dua konsol tersebut sama-sama memercayakan jeroannya oleh AMD dan masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Namun pada seri terbarunya, Xbox One X mengungguli spesifikasi PS 4 Pro dari semua aspek.

Tidak hanya itu, Xbox juga punya Kinek. Meskipun hanya sebagai aksesori, controller yang menggunakan sensor gerak ini bisa dibilang menjari ciri khas unggulan Xbox. Memang Sony juga mengeluarkan PS Move yang juga mengusung konsep yang serupa, tetapi dari berbagai ulasan Kinek selalu lebih unggul.

Namun dari sisi banyaknya pengembang gim dan eksklusivitas, PS sampai saat ini masih mengungguli Xbox. Walaupun banyak gim yang sudah multiplatform, Sony masih memiliki berbagai gim eksklusif yang hanya bisa dimainkan di konsol Playstation.

Selain itu kebijakan Microsoft berbeda dengan Sony yang memberikan dukungan penuh terhadap Playstation, karena kebanyakan gim Xbox juga ada versi PC-nya. Jadi walaupun tidak punya Xbox, pemain bisa tetap memainkan gim tersebut menggunakan PC.

Terlepas dari masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, kedua konsol “raksasa” ini memiliki fanboy-nya masing-masing. Nah yang manapun pilihanmu, dimulai dari Tokopedia kamu bisa menemukan mulai dari spesifikasi xbox terlengkap sampai beli voucher Playstation Plus.Selamat bermain.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau