Advertorial

Ingin Anak Sukses? Pastikan 3 Hal Ini Sudah Anda Lakukan

Kompas.com - 01/08/2017, 16:05 WIB

Memiliki anak yang dapat bersekolah di sekolah favorit dan meraih prestasi bagus, tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri untuk para orangtua. Namun, sebagian dari Anda mungkin tidak menyadari bahwa perilaku orangtua adalah contoh utama dari anak.

Di sinilah peran Anda sebagai orangtua sangat dibutuhkan. Tidak hanya keterlibatan dalam hal akademik, tetapi juga keterlibatan dalam proses pembentukan karakter anak di luar sekolah.

Oleh sebab itu, tiga hal ini patut Anda simak guna meraih kesuksesan anak di masa depan.

1. Apakah anak bahagia?

Ketika anak pulang sekolah, kita sebagai orangtua cenderung akan bertanya “Belajar apa hari ini?” atau “Bagaimana hasil ujian matematikanya?”. Padahal pertanyaan aspek psikologis seperti kebahagiaan anak dan relasi sosial mereka dengan lingkungan juga tidak kalah penting untuk ditanyakan.

Oleh karena itu, sebagai orangtua mulailah bertanya seperti ini, “Ada kejadian apa hari ini di sekolah?”, “Apakah kamu senang hari ini?”, atau “Apakah ada hal yang membuatmu kesal?”. Menanyakan hal tersebut dapat membuat anak merasa lebih diperhatikan.

2. Apakah anak saya bersosialisasi dengan baik?

Menyekolahkan anak di sekolah unggulan yang memiliki kurikulum bagus dan guru berkualitas tidaklah cukup. Anak juga perlu dibekali dengan kepintaran sosial atau biasa disebut dengan street smart.

Beberapa orangtua seringkali tidak menyadari bahwa hal ini mungkin tidak mereka dapatkan di sekolah formal. Mulailah ajarkan anak Anda norma-norma sosial dan kesopanan, agar mereka  tidak hanya tumbuh menjadi anak yang pintar, tetapi juga bermoral baik dan cerdas dalam bersosialisasi.

3. Apakah prestasinya sekarang menjamin kesuksesannya di masa depan?

Prestasi dalam hal akademik tentu menjadi perhatian setiap orangtua. Namun, hal tersebut tidaklah cukup untuk menjamin kesuksesan anak di masa depan. Berdasarkan penelitian, menurut Psikolog Roslina Verauli, S.Psi., M.Psi., anak yang memiliki kemampuan multilingual terbukti lebih sukses dalam menghadapi ujian perguruan tinggi. Mereka juga cenderung mampu mendapat pekerjaan yang lebih baik dibandingkan anak dengan kemampuan monolingual.

Lalu, pertanyaan selanjutnya muncul. Sudahkah anak Anda menjadi anak multilingual yang menguasai bahasa asing secara baik?

Salah satu bahasa asing yang paling umum digunakan saat ini tentunya adalah bahasa Inggris yang digunakan untuk menunjang masa depan anak Anda. Untuk menjawab pertanyaan ini, EF English First menawarkan program kursus bagi anak usia 3 hingga 17 tahun dengan metode belajar EFEKTATM System yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga lebih efektif.

EFEKTATM System terdiri dari Learn, Try, Apply, dan Certify. Di setiap tahapannya EF English First akan mengajarkan anak untuk terlibat secara langsung dalam mengasah kepercayaan dirinya untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris, baik melalui kegiatan di dalam kelas maupun di luar kelas.

Dalam rangka memasuki tahun ajaran baru, di bulan Juli hingga Agustus 2017 ini, EF English First di seluruh Indonesia menawarkan potongan harga kursus hingga Rp 1,9 juta dan hadiah menarik bagi semua siswa yang baru bergabung.

Tertarik mendaftarkan anak Anda di EF English First? Informasi lebih lanjut bisa Anda diakses di sini. (Adv) 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau