Kilas

Inflasi Jawa Barat Juli Ini Terkendali

Kompas.com - 02/08/2017, 13:56 WIB
Badan Pusat Statistik Jawa Barat mengumumkan inflasi per Juli 2017 yaitu sebesar 0,01 persen. Inflasi di Provinsi Jawa Barat di bawah laju inflasi nasional sebesar 0,02 persen. KURNIASIH BUDI/ KOMPAS.comBadan Pusat Statistik Jawa Barat mengumumkan inflasi per Juli 2017 yaitu sebesar 0,01 persen. Inflasi di Provinsi Jawa Barat di bawah laju inflasi nasional sebesar 0,02 persen.


KOMPAS.com -Inflasi di Provinsi Jawa Barat pada Juli 2017 sangat terkendali. Pada bulan lalu, inflasi Jawa Barat sebesar 0,01 persen dan berada di bawah inflasi nasional yaitu 0,02 persen.

"Inflasi ini sangat terkendali. Artinya, pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat berhasil mengendalikan harga pasca-musim Lebaran," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Dody Herlando di Bandung, seperti rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (2/8/2017).

Dari tujuh kota yang disurvey, BPS mencatat empat kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi ada di Kota Cirebon yang mencapai 0,94%. Sedangkan, tiga kota mengalami deflasi. Kota Bandung mengalami deflasi tertinggi, yakni sebesar -0,27%.

Kenaikan harga komoditas cukup terkendali selama Juli. Bahkan, sejumlah komoditas justru turun harga. Komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain minyak goreng, telur ayam ras dan mentimun.

"Itupun kenaikannya masih dibawah 0,03%," ujarnya.

Sebelumnya, bank sentral memprediksi inflasi di Jawa Barat pada Juli akan menurun dibandingkan laju inflasi Juni 2017. Fenomena mudik Lebaran dan kenaikan tarif listrik golongan 900VA tahap III memicu inflasi pada Juni.

Sementara, kondisi Juli sangat berbeda. Tahun ajaran baru bagi anak sekolah turut menyumbang inflasi. Namun, secara umum inflasi Juli turun dibandingkan Juni 2017.

Lebih rendah dibanding 2016

Inflasi tahun ini jauh lebih rendah dibanding tahun lalu. Pada 2016, Provinsi Jawa Barat mencatat inflasi per Juli sebesar 0,47 persen. Angka itu lebih rendah dibanding inflasi nasional yang mencapai 0,69 persen. Kenaikan sejumlah harga menjelang Lebaran menjadi salah satu penyumbang inflasi Juli tahun lalu.

Dody mengatakan data inflasi sangat strategis untuk digunakan banyak pihak terkait rencana bisnisnya. Kemampuan daerah mengelola inflasi berdampak besar pada iklim investasi.

"Jika inflasi terkendali maka akan menjadi nilai positif bagi calon investor," ujarnya.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.