kabar ketenagakerjaan

Menaker: Kuasai Teknologi Informasi, Ciptakan Peluang Kerja Baru

Kompas.com - 02/08/2017, 18:13 WIB

Jakarta—Menteri Keteagakerjaan M Hanif Dahkiri mengatakan, di era digital saat ini, perkembangan teknologi informasi adalah sebuah keniscayaan. Jangan dihindari. Sebaliknya, seluruh elemen harus mengambil kesempatan, karena perkembangan teknologi akan menciptakan peluang kerja baru.

"Kita harus mengambil manfaat untuk kepentingan bersama. Pelaku industri teknologi harus bekerja sama meningkatkan daya saing Indonesia, baik daya saing industri maupun tenaga kerjasamanya, " ujar Menteri Hanif saat memberikan sambutan pada acara IBM Watson Indonesia Summit 2017 di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa malam, 1 Agustus 2017.

Indonesia dengan penduduk usia kerja (15 tahun keatas) mencapai 190,59 juta orang (131,54 juta diantaranya aktif di pasar kerja), merupakan pasar yang besar untuk sektor teknologi dan informasi. Merujuk hasil survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APII) pada tahun 2016, jumlah penduduk Indonesia umur 10 tahun ke atas yang menjadi pengguna internet mencapai 132,7 juta orang.

Mereka terdiri atas usia 10-24 tahun mencapai 75,5 persen, usia 24-34 tahun mencapai 75,8 persen dan 54,7 persen pada usia 35-44 tahun, usia 45-54 tahun 17,2 persen. Sementara usia 55 tahun ke atas hanya sebesar 2 persen.

“Dengan kondisi demikian, investasi di sektor teknologi informasi sangat menjanjikan, " tegas Menaker.

Menariknya, ada kelonggaran syarat pendidikan dalam pekerjaan di bidang teknologi informasi. Pekerja pada bidang ini tidak selalu harus berpendidikan tinggi, tetapi telah terbukti dapat dilakukan oleh pekerja yang terlatih sekalipun berpendidikan rendah. Bahkan di Amerika Serikat sekalipun, pekerja di bidang teknologi informasi sudah mulai tidak  lagi mensyaratkan secara ketat  lulusan perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hanif  memberikan apresiasi yang tinggi kepada IBM (Watson Bedriffs Machine Java NV) yang telah berkarya sejak 1937 dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan teknologi informasi di Indonesia selama 80 tahun.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau