Advertorial

“Tidak Rewel” Buat Pria Minang Ini Setia Pakai Avanza

Kompas.com - 03/08/2017, 13:30 WIB

Padang, KompasOtomotif – Sudah 13 tahun Avanza masih eksis di dalam negeri, sejak perkenalan perdananya sejak 2003 lalu. Meski terbilang gaek, produk low multi purpose vehicle (LMPV) milik Toyota ini masih banyak penggemar setianya.

Arief Suhenza, perwakilan pengguna Veloz Padang, menjadi salah satu orang yang kepincut akan pesonanya. Dia mengatakan, salah satu alasan dirinya setia menggunakan Veloz karena “tidak rewel”.

“Kalau makai Veloz itu tidak rewel, maksudnya adalah jarang mengalami kendala. Sekalinya mengalami masalah, tidak sulit untuk memperbaikinya. Ini yang membuat saya nyaman menggunakan model ini,” ujar Arief, Minggu (30/7/2017).

- -


Arief menambahkan, kalau diler resmi yang banyak tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Padang, menjamin pengguna Avanza akan sebuah pelayanan maksimal, lalu ketersediaan suku cadang. Dengan itu, maka kepercayaan semakin terjaga.

“Termasuk saya ini, percaya dengan Avanza. Ada masalah tinggal dibawa ke bengkel resmi Toyota, bisa perbaiki dengan benar. Kemudian, biaya servisnya juga tidak terlalu mahal,” tutur Arief.

“Kemudian yang terakhir, adalah soal harga jual kembalinya yang stabil. Namanya juga orang minang, hitung-hitungannya harus mantap,” ucap Arief.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau