Kilas

Deddy Mizwar Tandatangani Sampul Hari Pertama World Stamp Exhibition

Kompas.com - 03/08/2017, 17:50 WIB


KOMPAS.com –Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, membubuhkan tanda tangan pada sampul pos hari pertama World Stamp Exhibition 2017. World Stamp Exhibition 2017 dimulai hari ini hingga 7 Agustus mendatang di Trans Studio Bandung.

Selain Deddy Mizwar, tokoh yang menandatangani koleksi benda filatelis terbatas adalah Menkominfo, Rudiantara, dan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi.

Sampul pos dengan tanda tangan para tokoh itu akan menjadi benda koleksi terbatas yang akan dicari di kemudian hari.

“Pos mendukung acara ini apalagi diikuti oleh 60 negara delegasi,” kata Gilarsi pada pembukaan World Stamp Exhibition di Hotel Trans Luxury, Bandung, Kamis (3/8/2017).

Prangko, dia melanjutkan, memiliki fungsi ganda. Selain berfungsi utama sebagai salah satu benda pos, prangko juga menjadi media yang sarat pendidikan.

“Kami harap masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda dapat memanfaatkan prangko untuk mengasah pengetahuannya dan koleksi untuk dimasa nanti,” ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau