kabar mpr

Kepada Mahasiswa di Kendari, Ketua MPR Berpesan Kuasai Ilmu dan Saling Percaya

Kompas.com - 04/08/2017, 15:13 WIB

Tidak semua generasi muda punya kesempatan menempuh jenjang pendidikan tinggi. Oleh karena itu, para mahasiswa sebaiknya tidak menyia-nyiakan kesempatan yang tengah dijalani tersebut. Waktu itu mesti dipergunakan untuk belajar dengan keras, rajin, dan jangan pernag lupa bersyukur.

Hal itu disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada seluruh mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (4/8/2017).

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan mahasiswa, para undangan, Rektor Universitas Halu Oleo Muhammad Zamrun, serta Walikota terpilih Kendari Adriatma Dwi Putra.

Di hadapan mereka, Zulkifli Hasan kemudian mengingatkan kembali mengenai pentingnya menguasai ilmu pengetahuan.

"Namun ilmu saja tidak cukup untuk menjadi bangsa yang maju, butuh trust atau rasa saling percaya," ujar dia.

Menurut ia, syarat mudah agar suatu negara terus maju dan berkembang adalah ilmu pengetahuan juga rasa saling percaya. Seperti contoh, masyarakat percaya dengan pemimpin daerahnya.

"Kalau tidak memiliki ilmu, tidak sedikit orang yang menyelesaikan masalah dengan perkelahian. Maka dari itu menguasai ilmu pengetahuan serta rasa percaya itu penting," ujar Zulkifli.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau