Advertorial

Alasan Orang Memutuskan Kembali Membeli Toyota Avanza

Kompas.com - 04/08/2017, 20:00 WIB

Jakarta, KompasOtomotif – Syarat untuk memilih mobil yang tepat terutama di wilayah luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatra, cukup banyak. Mobil tersebut harus memiliki ketangguhan, kemampuan menghadapi beragam jalan, tidak lupa biaya perawatan yang tidak menguras kantong.

“Saya kerap berkendara dari Samarinda menuju Balikpapan seminggu tiga kali. Domisili saya di Samarinda, jadi kebutuhan mobil yang tangguh, tapi juga tidak menguras kantong untuk pemeliharaan jadi yang utama. Ini alasan saya pilih Avanza,” ucap Santoni salah satu pengguna setia Avanza.

Perjalanan sekitar lebih dari 100 kilometer antara dua kota tersebut membuat mobil Santoni sudah mencapai jarak tempuh lebih dari 150.000 kilometer. Padahal ia baru membelinya pada 2013 lalu.

Fakta lain yang disukai Santoni adalah mesin Dual VVT-I  membantu dengan output tenaga serta irit bahan bakar. Selain itu dirinya tidak kesulitan menemukan tempat untuk memperbaiki mobilnya jika bermasalah.

“Suku cadang gampang, bengkel resmi Toyota juga tidak sulit dicari, banyak untungnya. Itu sebabnya kemudian saya percaya untuk menambah kendaraan Toyota Veloz. Sampai sekarang terus digunakan,” ucap Santoni yang juga anggota komunitas Velozity tersebut. (ADV)

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau