Kilas

Tingkat Ekonomi Konsumen Jawa Barat Meningkat

Kompas.com - 08/08/2017, 18:20 WIB

KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mencatat tingkat optimisme konsumen pada triwulan II-2017 lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan I-2017 yang lalu

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). 

ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan triwulan mendatang. BPS mengambil sampel STK Provinsi Jawa Barat sebanyak 2.560 rumah tangga setiap triwulan pada 2017.

Dalam rilis yang diterima Kompas.com pada Selasa (8/8/2017), Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Jawa Barat pada triwulan II-2017 sebesar 118,59. Sedangkan, nilai ITK pada triwulan I-2017 sebesar 104,50.

Kondisi ekonomi konsumen pada triwulan II-2017 meningkat didorong peningkatan pendapatan rumah tangga (nilai indeks sebesar 119,97), tidak adanya pengaruh inflasi terhadap konsumsi (nilai indeks sebesar 106,20), dan adanya peningkatan volume/frekuensi konsumsi barang/jasa triwulan II-2017 (nilai indeks sebesar 131,04) dibandingkan triwulan I-2017.

“Kondisi ekonomi konsumen pada triwulan II-2017 ini meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya,” ujar Kepala BPS Jawa Barat Dody Herlando, Senin (7/8/2017).

Nilai ITK di Jawa Barat pada triwulan III-2017 diperkirakan sebesar 102,19 artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan meningkat, dengan tingkat optimisme konsumen yang diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan triwulan II-2017.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau