Advertorial

Kini Anda Bisa Lebih Mudah Urus Paspor Meski Sibuk di Kantor

Kompas.com - 09/08/2017, 11:30 WIB

Mengurus dokumen di instansi pemerintah adalah hal yang paling menyulitkan bagi pekerja kantoran. Antrean panjang sehingga setidaknya memakan waktu setengah hari untuk mengurusnya. Selain itu, selama proses pengurusan dokumen terkadang ada kebutuhan bolak-balik kantor pemerintahan terkait.

Maunya tidak mengambil cuti karena jatah cuti pun terbatas. Namun, apa boleh buat. Kebanyakan kantor pemerintah hanya buka di hari kerja.

Menjawab kesulitan tersebut Kantor Imigrasi Jakarta Pusat melakukan inovasi. Pendaftaran untuk pengurusan paspor baru atau perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat kini bisa dilakukan melalui Whatsapp.

Melalui sistem pendaftaran via WhatsApp ini,  Anda cukup mendaftar ke nomor WhatsApp Kantor Imigrasi di 081299004406. Formatnya, ketik nama disertai tanda tagar (#), tanggal lahir dengan format tanggal/bulan/tahun, dan tanggal antrean. Misalnya, #Ahmad#20111967#20072017.

Setelah itu, Anda akan mendapat pesan balasan. Kemudian sistem akan meminta konfirmasi nomor WhatsApp pemesan, nama, tanggal lahir dan tanggal layanan. Contohnya, Nomor WA: 0812xxx Nama: AHMAD Tgl Lahir: 20-11-1967 Tgl layanan: 18-07-2017.

Setelah yakin dengan data yang hendak dikirim, Anda bisa membalas pesan tersebut dan mengirim kode persetujuan 00002681. Anda akan mendapat balasan bahwa permintaan layanan telah dikonfirmasi.

Balasan tersebut berisi nama, kode booking antrean, serta tanggal dan jam mendapat pelayanan. Anda juga bisa melakukan pembatalan dengan mengetik #batal.

Inovasi ini patut mendapat pujian karena sangat membantu bagi pekerja kantoran yang sibuk tetapi harus mengurus paspor.

Kepala Kantor Pusat Imigrasi Jakarta Pusat Tato Juliadin Hidayawan mengatakan, dalam sehari, setidaknya ada 250-400 pemohon paspor. Antrean sebanyak ini tentu setidaknya bisa memakan waktu setengah hari kerja. Tidak efisien karena banyak waktu terbuang hanya untuk antre.

Selain terkait efisiensi waktu, inovasi ini juga membantu meminimalisasi praktik percaloan. "(Cara ini) juga mengurangi potensi praktik penyalahgunaan sistem oleh oknum tertentu," ucap Tato.


Ditambah lagi saat ini pembayaran biaya pengurusan paspor sudah dapat dilakukan secara praktis melalui bank. Salah satu bank yang dapat membantu pembayaran adalah BCA. Anda bisa membayar menggunakan kartu Debit BCA melalui ATM atau KlikBCA individu. Tidak ada lagi kesulitan mengurus paspor meski sibuk. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau