Advertorial

Sejumlah Kemudahan untuk Memiliki Properti Ditawarkan di IPEX 2017

Kompas.com - 18/08/2017, 15:44 WIB

Setelah sukses diselenggarakan Februari lalu, Indonesia Property Expo (IPEX) kembali digelar pada 11-20 Agustus 2017 di Hall A dan B Jakarta Convention Center, Senayan. Sekitar 300 pengembang meramaikan pameran properti terbesar di Indonesia ini.

Para pengembang tersebut menawarkan lebih kurang 900 proyek properti yang tersebar di seluruh Indonesia. Mulai dari rumah, apartemen, pertokoan, gudang, hingga kondotel yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu IPEX 2017 juga memberi akses mudah bagi masyarakat untuk memiliki rumah dengan subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Pameran properti yang diselenggarakan oleh PT Adhouse Indonesia Cipta bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) ini, kembali didukung oleh Bank BTN. Seperti pada pelaksanaan IPEX sebelumnya, Bank BTN lagi-lagi memberi  memberi sejumlah kemudahan untuk memiliki properti. Kali ini melalui promo KPR BTN Merdeka.

Bank BTN menawarkan KPR Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan suku bunga 5 persen fixed satu tahun dan uang muka hanya 1 persen. Sementara untuk KPR non subsidi ditawarkan dengan suku bunga 6,5 persen dan uang muka 5 persen.

Selain itu, masih ada promo-promo menarik lainnya seperti fasilitas KPR Bundling. Pengunjung yang memanfaatkan fasilitas ini dapat mengambil KPR bersamaan dengan kredit furnitur dan kendaraan bermotor. Bank BTN juga memberikan fasilitas one hour approval KPR, diskon biaya administrasi sebesar 50 persen, dan promo-promo menarik lainnya.

Sejumlah kemudahan tersebut diberikan Bank BTN untuk mendukung program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah. Melalui IPEX 2017 Bank BTN berharap masyarakat dapat semakin mudah memiliki properti. Terutama rumah sebagai hunian.

“Pameran ini sejalan dengan komitmen kami untuk menjadi integrator utama Program Satu Juta Rumah. Kami berharap masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Jabodetabek, bisa lebih mudah memiliki rumah,” ujar Maryono, Direktur Utama Bank BTN di Jakarta Convention Center, Jumat (11/8/2017) lalu.

Sejak Program Satu Juta Rumah diluncurkan hingga Juni 2017 Bank BTN tercatat telah menyalurkan KPR untuk 1,44 juta unit rumah dengan nilai total dana KPR Rp 156 triliun. KPR dikucurkan untuk kepemilikan rumah di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, NTT, NTB , Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Demi mendorong keterjangkauan harga rumah Bank BTN juga menyalurkan kredit konstruksi rumah dan memperkuat pembiyaan perumahan.

Selain memudahkan masyarakat untuk mewujudkan rumah impian, Bank BTN juga membidik potensi kredit baru hingga Rp 5 triliun. Maryono mengatakan, IPEX 2017 kali ini dimeriahkan oleh 300 pengembang berskala kecil, mengengah, dan besar, serta diperkirakan akan dihadiri oleh 300 ribu pengunjung. Hal tersebut menjadi potensi kredit bagi Bank BTN.

Pada saat yang bersamaan dengan pelaksanaan IPEX 2017, Bank BTN juga menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pindad, PT Pupuk Indonesia, PT Lion Air, PT Sarana Global Utama, dan PT Patrajasa dalam hal pembiayaan rumah.

Melalui kerja sama ini, karyawan perusahaan-perusahaan tersebut bisa mendapatkan pembiayaan perumahan dari Bank BTN baik berskema syariah (KPR BTN iB) maupun konvensional.  “Setidaknya, kami membidik akan ada 4.600 karyawan dari empat perusahaan tersebut yang dapat menikmati layanan perbankan terutama KPR BTN,” jelas Maryono.

Tidak hanya kemudahan memperoleh properti pengungung IPEX 2017 juga akan dimanjakan dengan hadiah-hadiah. “Pengunjung yang datang dan membuka tabungan BTN selama pameran berlangsung, akan memperoleh hadiah berupa pengisian saldo di rekeningnya tabungan masing-masing dari Bank BTN," ungkap Igad Permana, Managing Director PT Adhouse Indonesia Cipta.

Igad juga mengatakan bahwa selama periode pameran pengunjung dapat mengikuti program undian berhadiah utama satu unit mobil. Pada acara penutupan IPEX 2017 tanggal 20 Agustus 2017 pengunjung juga akan dihibur oleh penampilan penyanyi jebolan ajang Indonesian Idol, Virzha.

Kunjungi http://inapex.co.id/ipex/ untuk informasi lebih lanjut mengenai IPEX 2017. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau