kabar mpr

Inilah Para Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR 2017

Kompas.com - 18/08/2017, 18:18 WIB

Meskipun hanya meraih gelar runner up pada babak penyisihan, SMAN 3 Tenggarong, Kalimantan Timur, akhirnya berhasil keluar sebagai juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR 2017. Babak finalnya sendiri telah berlangsung pada Jumat (18/8/2017), di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan.

Saat babak final, SMAN 3 Tenggarong berhasil mengalahkan dua kompetitor yang tidak kalah hebatnya, yaitu SMAN 3 Polewali dari Sulawesi Barat dan SMAN 1 Pemalang dari Jawa Tengah. SMAN 3 Tenggarong yang merupakan boarding school itu berhasil meraih 206 poin.

Sementara itu, SMAN 3 Polewali dan SMAN 1 Pemalang mencetak poin masing-masing sebesar 190 dan 174. Suka cita pun dirasakan SMAN 3 Tenggarong ketika keluar sebagai pemenang.

Sebagai juara pertama, SMAN 3 Tenggarong membawa pulang trofi dan hadiah uang tunai senilai Rp 50 juta. Lain lagi dengan SMAN 3 Polewari yang menerima hadiah uang tunai senilai Rp 40 juta, sedangkan SMAN 1 Pemalang sebagai juara ketiga mendapatkan Rp 30 juta.

“Bahagia, bersyukur, dan bangga,” kata Haidir Algi selaku perwakilan dari SMAN 3 Tenggarong.

Meskipun kalah dalam babak penyisihan, SMAN 3 Tenggarong berhak untuk maju ke babak selanjutnya, karena terpilih menjadi runner up terbaik. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan, SMAN 3 Tenggarong mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk membalikkan kedudukan menjadi yang pertama.

Para peserta dari SMAN 3 Tenggarong pun mengatakan bahwa persiapan dan latihan yang dilakukan selama dua tahun tidak sia-sia. Sistem boarding school yang diterapkan sekolah tersebut memungkinkan para peserta untuk berlatih secara intensif seputar dasar-dasar negara, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kita belajar sampai malam,” imbuh Rahafitriani, salah satu guru SMAN 3 Tenggarong.

Rasa bangga tidak hanya dirasakan oleh pihak sekolah pemenang, tetapi juga Dinas Pendidikan. Itulah yang disampaikan oleh M. Zendy sebagai pendamping dari Dinas Pendidikan Kalimantan Timur.

Babak final yang disiarkan langsung oleh TVRI ini dipantau oleh pihak juri dari MPR yang terdiri dari Ahmad Basarah dari Fraksi PDIP, Zainut Tauhid dari Fraksi PPP, dan Bachtiar Aly dari Fraksi Nasdem. Babak penentuan ini juga disaksikan langsung oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan serta para Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, E.E Mangindaan, Hidayat Nurwahid, dan Oesman Sapta. Sejumlah anggota MPR RI lainnya pun turut hadir untuk memberikan dukungan.

Tidak tanggung-tanggung, para pimpinan dan anggota MPR RI sempat mengajukan langsung beberapa pertanyaan mengenai empat pilar MPR RI kepada para peserta. Misalnya, pertanyaan tentang GBHN, Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg), parlement threshold, dan partai politik. Semua pertanyaan dengan nilai berkisar antara 20 hingga 25 poin itu pun dapat dijawab dengan baik oleh para peserta. (TF)

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau