Advertorial

DPD RI Dukung Penguatan Kerja Sama Indonesia-Polandia

Kompas.com - 23/08/2017, 16:38 WIB

Ketua DPD RI Oesman Sapta menerima Charge d’Affaires (Kuasa Usaha) Kedutaan Polandia untuk Indonesia Igor Kaczmarczyk di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/8/2017). Pertemuan yang berlangsung singkat ini membahas penguatan kerja sama Indonesia-Polandia.

Oesman Sapta mengapresiasi hubungan baik yang terjadi antara Indonesia-Polandia selama ini. Menurutnya, kerja sama kedua negara harus lebih ditingkatkan. Contohnya dalam bidang ekonomi, meskipun nilai transaksi perdagangan antar Indonesia-Polandia saat ini masih di bawah 1 miliar dollar, akan tetapi DPD RI optimis perkembangan kerjasama ke depan dengan Indonesia akan meningkat.

“Setelah mendengarkan penjelasan maksud kedatangan perwakilan Polandia, saya yakin kerja sama Indonesia-Polandia akan meningkat. Meski saat ini masih di bawah satu miliar dollar, saya harap penguatan kerja sama yang sudah terjalin akan lebih baik lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut Oesman Sapta menjelaskan, dirinya telah lebih dahulu menjalin komunikasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter F Gontha. Melihat banyaknya potensi-potensi yang masih belum digali, ke depan akan banyak kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.

Sementara itu Kuasa Usaha Kedutaan Polandia untuk Indonesia Igor Kaczmarczyk menjelaskan, Polandia telah menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam pembangunan pembangkit listrik di Lombok Nusa Tenggara Barat.

“Ini merupakan kesuksesan kita bersama, bahwa ini merupakan langkah awal dari bentuk kerja sama lainnya yang akan terjalin antara kami dengan Indonesia,” jelasnya.

Selain itu Igor juga menjelaskan rencana kedatangan Senat Polandia ke Indonesia pada bulan Oktober mendatang dalam rangka mempererat hubungan diplomasi kedua negara. Pada awal Oktober nanti, rencananya akan ada 14 delegasi dari Senat Polandia yang akan datang ke Indonesia untuk mempererat hubungan antara kedua negara.

Igor juga menambahkan bahwa dalam waktu yang dekat Polandia akan mengadakan pameran pertahanan. Polandia berharap Indonesia akan mengirimkan perwakilannya untuk bisa berpartisipasi karena akan hadir berbagai negara yang sudah sangat maju dalam industri pertahanan dan dapat menjalin kerja sama.

Menanggapi hal itu, Oesman Sapta mengatakan DPD RI akan menjadi penghubung antara pemerintah Indonesia dengan Polandia untuk mendorong penguatan kerja sama kedua negara.

“DPD akan membantu peningkatan kerja sama Indonesia-Polandia di semua bidang juga dalam bidang penguatan hubungan parlemen juga pertahanan. Saya akan dengan senang hati menghubungkan dengan pemerintah dan Kementerian terkait untuk mendorong penguatan kerja sama kedua Negara,” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau