kabar mpr

Hidayat Nur Wahid Ajak Anak Muda Bersyukur Atas 72 Tahun Kemerdekaan

Kompas.com - 24/08/2017, 15:07 WIB

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid berkunjung ke Bogor untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Pada kesempatan itu, Hidayat mengajak seluruh komponen bangsa yang hadir untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan yang sudah terselenggara selama 72 tahun ini. 

Pernyataan itu disampaikan Hidayat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Auditorium Universitas Ibn KhaldunBogor, Kamis (24/8/2017). Acara tersebut dihadiri seluruh dekan, rektor, Ketua PGRI wilayah setempat, serta ratusan mahasiswa.

Ia mengatakan, mensyukuri nikmat kemerdekaan sangat dianjurkan oleh agama Islam. Hal tersebut harus dilakukan, mengingat saat ini masih ada negara yang belum terbebas dari penjajahan, salah satunya Palestina. 

"Mudah-mudahan kemerdekaan kita akan selalu dikaruniai nikmat dari Allah. Karena sejak awal kita sudah mengakui dan mensyukuri kemerdekaan ini, seperti yang tertuang pada alinea pertama Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 (atas berkat rahmat Allah dan didorong keinginan luhur)," ujar Hidayat.

Hidayat menambahkan, dengan bersyukur diharapkan berkah dari kemerdekaan itu bisa berlipat ganda. Tidak hanya merdeka negaranya, melainkan juga merdeka dari segala utang piutang. 

“Ini Indonesia kita. Bagi kaum muda, merdeka berdaulat dan bersatu serta layak kita perjuangkan. Saya berharap dapat dipahami dengan sungguh-sungguh maknanya, dan semoga kita semua dapat mengisi kemerdekaan ini dengan sebenar-benarnya seperti apa yang dilakukan para pendahulu,” tutur Hidayat.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau