Advertorial

Ini Alasan Kenapa Konsol Gim Tidak Ada Matinya

Kompas.com - 28/08/2017, 10:47 WIB

Untuk kamu yang termasuk ke dalam generasi 90-an, pasti masih ingat masa-masa di mana gim didominasi oleh konsol. Konsol yang dimaksud di sini adalah sebuah perangkat yang memang khusus dan hanya dapat digunakan untuk bermain video game.

Mulai dari Nintendo Entertainment System yang terkenal dengan game Super Mario Bros-nya, SEGA dengan Sonic the Hedgehog-nya, sampai Sony PlayStation yang pilihan gimnya banyak sekali pada saat itu. Tentu saja untuk dapat memainkan gim-gim tersebut, kamu harus terlebih dahulu memiliki konsol tersebut.

Namun sejak tahun 2000-an, dominasi ini mulai tergerus oleh Personal Computer atau yang biasa dikenal dengan PC. Mulai dari menggunakan emulator untuk dapat memainkan gim yang sebetulnya bukan dirancang untuk PC, dan pada saat itu pengembang gim juga banyak yang membuat gim yang bisa dimainkan di PC.

Sampai saat ini, gim yang keluar untuk Xbox biasanya juga keluar versi PC-nya. PlayStation pun sekarang sudah mengeluarkan layanan PlayStation Now yang membuat kamu juga dapat memainkan gim PS 4 di PC.

PC bisa dibilang memang memiliki semua komponen yang dibutuhkan untuk menjalankan gim. Mulai dari prosesor, VGA card, RAM, ROM, dan berbagai macam drive untuk membaca apakah itu CD, DVD, atau blu-ray.

Enaknya lagi, PC bisa dirakit. Sehingga kamu bahkan bisa membuat sebuah perangkat yang jauh lebih kuat dari konsol gim manapun. Dengan begitu tentu saja kamu dapat memaksimalkan kualitas gim yang kamu mainkan, mulai dari ketajaman grafis, waktu loading, sampai frame rate yang halus.

Bahkan gim yang sudah ada pun tidak jarang dibuat lebih variatif dengan menggunakan modding yang dibuat oleh penggunanya. 

Ya, inilah berbagai alasan para gamer PC menyebut diri mereka sendiri sebagai PC Master Race. Nama yang seolah-olah meninggikan derajat mereka dibandingkan gamer konsol. Akan tetapi, konsol memiliki keunggulan mutlak dari PC, yaitu:

1. Kemudahan

Ini adalah keunggulan mutlak. Anda cukup beli konsol, dan Anda tinggal memainkan gim yang dibuat pengembang untuk konsol tersebut.

Untuk gamer PC, setidaknya Anda harus mengerti spesifikasi yang dibutuhkan dalam membangun sebuah rig yang bisa diandalkan untuk menjalankan gim-gim teranyar.

2. Pengaturan yang optimal

PC memang difasilitasi dengan ragam spesifikasi, dan ragam ini harus difasilitasi oleh pengembang gim. Bukan tak mungkin beberapa konfigurasi berakhir dengan hasil tidak sebaik yang diharapkan. Berbeda dengan konsol dengan spesifikasi yang lebih sederhana, konfigurasi yang diatur oleh pengembang pastinya merupakan hasil yang paling maksimal untuk memuaskan para gamer.

Tidak jarang banyak gim konsol yang walaupun berjalan dengan tekstur yang lebih buruk dibandingkan dengan versi PC, tetapi terlihat lebih cantik dan dramatis pada versi konsol. Masalah crash juga hampir tidak pernah ditemukan di konsol.

3. Harga

Harga yang dikeluarkan untuk mendapatkan PC yang dapat memainkan gim konsol terbaru selalu lebih mahal dibandingkan dengan kamu membeli konsol tersebut. Misalkan harga konsol terbaru sekarang di sekitaran Rp 7 juta, biaya yang kamu perlukan untuk membangun PC bisa mencapai dua kali lipatnya.

Memang, PC bukan hanya dapat digunakan untuk bermain gim saja. PC juga dapat digunakan untuk kerja. Namun kalau kerjaan Anda bukanlah kerjaan yang membutuhkan PC dengan spesifikasi “dewa”, PC dengan spesifikasi seperti itu juga tidak akan ada gunanya.

4. Umur

Selain mahal ketika membangun, untuk dapat terus meainkan gim teranyar, gamer PC biasanya harus memperbaharui spesifikasinya. Karena gim-gim terbaru pasti akan membutuhkan spesifikasi yang lebih kuat.

Sedangkan konsol biasanya sudah terjamin setidaknya 5 tahun sebelum konsol generasi terbarunya muncul. Setelah muncul generasi terbaru pun tidak serta-merta konsol tersebut ditinggalkan. Walaupun pastinya sedikit demi sedikit ditinggalkan oleh pengembang gim, namun masih ada rentang waktu sekitar 5 tahun lagi sampai pada akhirnya betul-betul dihentikan produksinya. 

5. Gim eksklusif

Inilah alasan utama kenapa konsol tidak akan mati. Karena tidak peduli sebagus apapun PC yang kamu punya, tetap saja tidak bisa memainkan gim eksklusif yang dikeluarkan untuk konsol tertentu seperti Uncharted 4, Bloodborne, The Last Guardian, dan masih banyak lagi.

Memang konsol tetap menjadi “ladang uang” bagi pengembang gim. Tidak heran ketika pengembang gim lebih mendahulukan untuk membuat gim di konsol ketimbang di PC.

Nah itulah berbagai alasan yang membuat konsol gim tidak ada matinya. Dimulai dari Tokopedia, kamu bisa beli PlayStation ataupun mencari Nintento model terbaru

Selamat bermain.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau