Advertorial

Wanita Ini Berani Geluti Profesi Pria Sebagai Kapten Yacht

Kompas.com - 30/08/2017, 16:54 WIB

Dari berbagai pilihan profesi di dunia, ada beberapa yang sering dikaitkan dengan jenis kelamin. Salah satunya adalah kapten kapal. Banyak yang memandang profesi ini adalah profesi pria, jarang ada wanita menggeluti profesi ini.

Namun, Sandy Yawn muncul dan mendobrak segala anggapan tersebut. Ia berani menggeluti profesi sebagai kapten kapal yacht. Ia bahkan sudah menjalani profesi tersebut selama lebih dari tiga dekade.

Ia juga menjadi bukti bahwa wanita pun mampu menghadapi krisis, termasuk pembajakan yang kerap terjadi di laut lepas. Karenanya, Sandy ingin berbagi rahasia yang membuatnya mampu menjalani karier tersebut.

Ada tiga hal menjadi prioritasnya, yakni memastikan keamanan perjalanan, memberi pelayanan terbaik dan menjadi pemimpin kuat bagi seluruh tim. Sandy juga tak takut pada tantangan yang menghampirinya.

Ini rahasia suksesnya:

Mendengar mengawali proses belajar

"Saya belajar bahwa meluangkan waktu untuk berbicara dengan orang lain dan menanyakan keadaannya mampu memberikan perubahan. Percakapan sederhana ini bisa memberikan banyak perubahan. Karenanya, saya akan meluangkan waktu untuk berbicara dengan mereka dan berbagi kisah mengenai pengalaman saya," kata Yawn seperti dilansir Entrepreneur.

Jadikan kesalahan sebagai guru

"Dulu, saya sigap merespons bila ada orang lain membuat kesalahan. Seiring bertambahnya usia, saya mencoba berpikir dan menempatkan diri pada posisi orang itu. Saya tak sereaktif dulu. Mereka manusia dan bisa berbuat salah," katanya.

Ketika ada anak buah melakukan kesalahan, Sandy bilang, ia tak lagi datang dan menceramahinya. Ia datang dan memastikan bahwa anak buahnya memetik pelajaran dari kesalahan yang ia lakukan.

Selalu kendalikan diri

"Ketika ditanya, apakah saya pernah stres bekerja? Jawabannya ya. Tapi saya tak pernah menunjukkannya karena ini merupakan bagian dari latihan," kata Sandy.

Bagi Sandy, penting memberikan contoh yang baik karena anak buahnya selalu melihatnya.

"Mereka selalu penasaran melihat apa tindakan yang akan saya ambil selanjutnya. Mereka akan bersikap berdasarkan hal tersebut. Karenanya, pastikan untuk beristirahat agar untuk menjaga tingkat emosimu," pungkasnya.

Sumber: smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau