Advertorial

Dua Rahasia Untuk Bertahan di Era E-Commerce

Kompas.com - 08/09/2017, 19:00 WIB

Tanpa pilih kasih, persaingan di era digital pun turut menyatroni industri fesyen muslim di Indonesia. Salah satu teladan yang berhasil bertahan sejak enam tahun lalu adalah Hijup.com. Selain sudah akrab di telinga, nama Hijup.com berhasil bertahan berkat kemampuannya berinovasi dan memahami konsumennya.

Setidaknya itu yang tersirat dari wawancara dengan Chief Communication Officer Hijup Hanna Nurhasna Faridl.

Saat pertama kali berdiri di tahun 2011, Hijup.com beroperasi dengan mengandalkan tiga orang karyawan saja. Sang founder Diajeng Lestari mendirikan Hijup.com dengan konsep mall online yang saat itu belum terlalu populer. Ia menggandeng beberapa perancang lokal untuk menyediakan berbagai pilihan kebutuhan fesyen pria dan wanita bernuansa muslim di situsnya itu.

Tantangan utama pada rezim inisiasi e-commerce nasional saat itu adalah bagaimana cara agar konsumen mau berbelanja secara online. Mereka pun berusaha untuk memperkenalkan dan mengembangkan Hijup.com sebagai merek dagang mereka dengan mengedukasi konsumen tentang cara belanja online sambil terus menjadi perantara desainer lokal dengan calon pembeli.

Hasilnya pun berbuah manis. Setelah enam tahun berjalan, bisnisnya kini telah dijalankan oleh 70 karyawan. Enam kali suntikan dana pun telah diperolehnya baik dari investor asing maupun dalam negeri.

Bahkan nama Hijup.com telah merambah ke Malaysia dan Brunei Darussalam.

Rahasianya hanya dua, yaitu passion dan inovasi katanya. Hijup.com mengaku tak segan untuk terus berusaha mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen yang begitu dinamis. Dengan didukung oleh sumber daya manusia yang didorong oleh passion, mereka yakin mampu menembus pasar internasional yang lebih luas.

Meskipun bisa dibilang telah sukses, Hijup.com tidak lantas berhenti berinovasi. Hijup Express adalah salah satu buah inovasi yang turut mendukung perkembangannya. Selain itu, hal terperinci seperti tampilan pada halaman situsnya pun tak luput dari perhatian.

Semua dilakukan untuk sebuah nilai mulia, yaitu menunjukkan umat muslim yang tak hanya baik rupa, namun juga percaya diri, modis, dan mampu menginspirasi.

BCA Senantiasa di Sisi Anda

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau