Advertorial

Belajar Memanfaatkan Media Sosial di Social Media Week Jakarta 2017

Kompas.com - 12/09/2017, 08:55 WIB

Ajang media sosial dan teknologi digital terbesar di Asia, Social Media Week Jakarta 2017, digelar untuk ketiga kalinya di The Hall, Senayan City mulai 11 September sampai 15 September 2017.

Chairman Social Media Week Jakarta Antonny Liem berharap agar ajang ini bisa menjadi wadah bagi para pegiat sosial media, komunitas, hingga pelaku industri digital untuk saling berbagi pengetahuan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara positif.

"Saya sangat senang Social Media Week Jakarta kembali hadir untuk yang ketiga kalinya, mengingat pertumbuhan, potensi, dan tantangan industri digital Indonesia sekarang kian pesat," ujarnya dalam konferensi pers di Senayan City, Jakarta, Senin (11/9/2017) pagi.

Antonny menuturkan, acara ini akan terdiri dari berbagai macam kegiatan. Seperti conference, workshop, temu komunitas, hingga beragam acara menarik lainnya. Lebih dari 30 tokoh dari luar dan dalam negeri akan menyampaikan pandangannya dalam acara ini. Mulai dari Google, LINE, Facebook, LinkedIn, Disney, BCA hingga Adidas.

Sejumlah tokoh pun turut hadir, di antaranya sutradara film Dimas Djayaningrat, Jurnalis Televisi Najwa Shihab, dan salah satu YouTuber terkenal Edho Zell.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President PT Bank Central Asia Tbk Norisa Saifuddin menilai acara ini bisa menjadi ajang untuk meningkatkan minat generasi muda Indonesia memanfaatkan media sosial secara positif dan kreatif. Di sisi lain, ajang ini bisa menjadi wadah pembelajaran bagi para pelaku bisnis.

-- -

"Bagi pelaku bisnis seperti BCA, ini menjadi update knowledge untuk mencari potensi apa yang bisa dikembangkan BCA untuk kepentingan nasabah," ujarnya.

BCA nantinya akan menghadirkan sejumlah narasumber dengan membawa tema "Artificial Intelligence and Fintech" dalam conference serta diskusi panel bertema "Conversational Chatbot, a Brand's Must Have".

Norisa menceritakan bahwa BCA telah memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam meningkatkan layanan finansial dan perbankan bagi para nasabah, salah satunya melalui fitur VIRA (Virtual Assistant Chat Banking BCA) yang diluncurkan Februari lalu dan kini telah dimanfaatkan oleh 400 ribu pengguna.

"Cukup efektif sekali bagi kami dalam memberikan info promo, soal pembukaan rekening juga sudah efektif. Cek saldo, mutasi rekening, semudah chatting. Ke depan akan kita kembangkan dan siapkan fitur-fitur baru," ujarnya.

Norisa menilai teknologi membantu para pelaku bisnis menjangkau konsumen dalam cakupan wilayah luas, serta mempererat hubungan perusahaan dengan generasi millenial yang melek teknologi khususnya media sosial.

"(Penggunaan VIRA) Signifikan secara kuantitas, nasabah bisa memanfaatkan VIRA dengan follow di Kaskuser chat, LINE dan Facebook Messanger. Kami percaya para millenials customer kita akan jadi core customer kita ke depan," ungkapnya.

Bagi Anda yang tertarik berpartisipasi dalam SMW Jakarta 2017 bisa mengakses situs https://socialmediaweek.org/jakarta/ maupun akun media sosial Instagram dan Twitter @SMWJakarta.

Pengguna Kartu Kredit BCA akan memperoleh potongan sebesar 25 persen dalam kategori tiket Conference. Sedangkan bagi pengguna Sakuku BCA bisa memperoleh potongan sebesar 50 persen dalam kategori Community Meetup.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau