Advertorial

Teknologi "Chatbot", Tren Teknologi Bisnis Baru untuk Rangkul Generasi Milenial

Kompas.com - 20/09/2017, 08:48 WIB
- -

Teknologi berkembang dengan pesat. Berbagai teknologi yang sempat hanya dianggap mustahil terwujud kini menjadi kenyataan. Salah satunya teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Fitur yang biasa disingkat chatbot ini menjadi tren baru bagi para pelaku bisnis untuk meningkatkan kualitas pemenuhan kebutuhan dan pelayanan konsumen.

Teknologi chatbot kini berperan penting bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Di satu sisi teknologi ini semakin memudahkan konsumen untuk melakukan serangkaian kegiatan transaksi.

Hal inilah yang turut menjadi perhatian PT. Bank Central Asia, Tbk (BCA)dengan menghadirkan teknologi chatbot bernama VIRA (Virtual Assistant Bank BCA).

Menurut Senior Vice President BCA Martinus Robert Winata, kehadiran VIRA di LINE, Kaskuser Chat dan Facebook Messanger tak lepas untuk memenuhi kebutuhan dasar nasabah dalam kegiatan perbankan. Seperti melakukan cek saldo, mutasi rekening, mendapatkan informasi lokasi ATM terdekat hingga berbagai promo yang sedang berlangsung.

"Hampir setiap orang pasti suka cek saldo. Kita awalnya coba lakukan pendalaman dulu lewat teknologi VIRA ini, lalu kita sadar, ternyata nasabah terbantu," ujar Robert dalam diskusi Social Media Week Jakarta 2017 bertema "Conversational Chatbot, A Brand`s Must Have" di Senayan City, Kamis (14/9/2017) sore.

Para nasabah tak perlu repot pergi ke bank hanya untuk mengetahui informasi-informasi dasar tersebut. Selain itu, Martinus menilai bahwa teknologi seperti VIRA turut mendukung para pelaku usaha dalam melakukan pemantauan transaksi rekening mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita kalau bicara ke depan, ternyata yang menggunakan chat lebih banyak daripada memakai telepon. Karena orang di Indonesia suka sekali memakai chat itu," katanya.

BCA juga akan terus melakukan pengembangan kecerdasan buatan VIRA untuk meningkatkan presisi finansial sekaligus perlindungan teknologi dari ancaman keamanan.

"Waktu kita bikin VIRA, kita pikirkan agar nasabah itu terlindungi privasinya, untuk memagari kalau ini adalah pengguna adalah orang yang berhak mengakses rekeningnya, ini jadi notion buat kita" kata Robert.

Merangkul konsumen millenial

Hal senada juga disampaikan oleh Head of Digital Marketing BCA Duardi Prihandiko yang menilai keberadaan chatbot merupakan upaya bank mendekatkan diri terhadap generasi millenial, selaku nasabah  BCA di masa depan nanti.

"Kita enggak bisa memalingkan diri dari generasi millenial ya. Ini karena anak muda ini masa depan kita dan tentunya membutuhkan penaganan khusus. Ini adalah hal yang seru bagi kami," ujar Duardi.

Duardi pun mengatakan bahwa BCA akan terus memanfaatkan berbagai sosial media serta mengeluarkan berbagai produk perbankan bagi anak muda. Menurutnya, perlu dedikasi kuat dalam meningkatkan kesadaran anak muda untuk menabung.

"Meyakinkan anak muda itu seru, penuh tantangan. Anak-anak muda sekarang ke depan pasti berkembang. Namun, kita juga sudah atur sedemikian rupa agar kebutuhan generasi tua dan muda bisa dipenuhi dan dikembangkan," pungkasnya.

Ingin berkenalan dengan VIRA?  Kunjungi https://www.bca.co.id/id/Tentang-BCA/Korporasi/Berita/2017/06/15/03/29/temukan-solusi-kebutuhan-banking-bersama-vira.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.