Advertorial

Bank Jateng Borobudur Marathon 2017 Adakan Acara Peluncuran “Jersey” dan Medali

Kompas.com - 21/09/2017, 18:38 WIB

Berlari di tread mill atau running track mungkin sudah biasa. Namun, berlari sambil menikmati keindahan Kota Magelang, Jawa Tengah, akan menjadi pengalaman luar biasa. Lewat Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017, Anda akan ditantang untuk menyusuri setiap jalur atau perlintasan rute lari yang berada di dalam kawasan Candi Borobudur.

BJBM 2017 sendiri merupakan ajang maraton yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan Yayasan Borobudur 10K serta berkolaborasi dengan Bank Jateng dan Harian Kompas. Ajang olahraga bergengsi tersebut diadakan pada 19 November 2017 mendatang di Taman Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Adapun tujuannya adalah untuk membudayakan olahraga lari dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui wisata olahraga. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Reborn Harmony” atau “Tumbuh Kembali Dalam Keselarasan”.  

Dua bulan menjelang penyelenggaraan BJBM 2017, pihak penyelenggara mengadakan serangkaian kegiatan “Road to Borobudur Marathon”. Salah satunya dengan mengadakan acara kumpul komunitas lari Jawa Tengah dan sekitarnya. Acara telah berlangsung pada Minggu (17/9/2017) lalu di Warung Kopi Borobudur, Kompleks Candi Borobudur.

Ada 12 komunitas lari ternama yang rencananya akan bergabung sebagai peserta, yaitu Magelang Runners, Playon Jogja, Free Lecticsyk, Free Runners Yogyakarta, Majapahit Runners Magelang, Semarang Runners, Solo Runners, Fake Runners Semarang, Manahan United, Klaten Runners, Purworejo Runners, dan Kulonprogo Runners. Dalam acara kumpul komunitas lari bertajuk Road to Borobudur Marathon ini juga dilakukan peluncuran jersey, finisher jersey dan medali BJBM 2017.

­­­­Inspirasi desain jersey BJBM 2017 tidak lepas dari tema tahun ini, yaitu “Reborn Harmony” yang mengangkat semangat serta nilai-nilai kemanusiaan. Kedua elemen itu tertuang lewat warna merah dan emas. Selain warna, arsitektur unik Candi Borobudur menjadi unsur utama dalam desain. Tentu saja ikon Jawa Tengah sekaligus salah satu warisan budaya dan sejarah Indonesia itu juga tampil di medali BJBM 2017.

Pihak penyelenggara berharap penyelenggaraan BJBM 2017 bisa meningkatkan minat masyarakat Indonesia dan turis mancanegara untuk berkunjung ke Magelang. Tidak hanya itu saja, para wisatawan juga diharapkan bisa lebih menghargai alam serta melestarikan seni dan budaya lokal.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo berlari sambil berwisata di Magelang. Medali BJBM 2017 pun menanti untuk Anda bawa pulang. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut atau mendaftarkan diri, silakan kunjungi borobudurmarathon.co.id.  

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau